Hegarmanah | Diperbarui 20:00 WIB Berawan 23°C | Berawan

INTIP KOMUNITAS DI BANDUNG YANG BIKIN KAMU LEBIH PRODUKTIF

03 Dec 2025 | 3 menit baca
INTIP KOMUNITAS DI BANDUNG YANG BIKIN KAMU LEBIH PRODUKTIF
Kegiatan Rutin Komunitas Bandung Book Party di Taman Film

Kamu tahu enggak sih Kota Bandung memiliki beragam komunitas aktif dan inspiratif yang dapat membantu kamu memiliki pengalaman dan pengetahuan baru? Tidak hanya terkenal dengan kuliner dan keindahan alamnya, kota ini juga melahirkan berbagai komunitas yang menginspirasi. Beragam komunitas ini bergerak di berbagai bidang sosial masyarakat, seperti lingkungan, seni, hobi atau minat, dan lain-lain. Buat kamu yang mau lebih produktif dan mencari wadah sebagai ruang tumbuh bersama, mari intip lebih jauh profil empat komunitas di Kota Bandung yang dapat kamu ikuti.

 

Komunitas Cika-cika

Komunitas yang berfokus pada pelestarian lingkungan, khususnya Sungai Cikapundung ini hadir sejak 2012 di Cikalapa, Dago Pojok, Kota Bandung. Komunitas ini berupaya untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Komunitas Cika-cika cocok banget buat kamu yang pengen lebih dekat dengan alam dan lingkungan. Nama komunitas ini diambil dari daerah Cikalapa dan Sungai Cikapundung, kemudian ‘Cika-cika’ atau serangga Kunang-kunang direpresentasikan sebagai harapan yang dapat membawa daerah Cikalapa dan bantaran Sungai Cikapundung  ke kondisi yang lebih baik, yakni lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah.

Selain berupaya mengurangi volume sampah di Sungai Cikapundung, komunitas ini juga memiliki kegiatan yang beragam. Clean and Clear Up Sungai menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap minggunya. Komunitas Cika-cika juga melakukan pemberdayaan ekonomi bagi anggota dan masyarakat sekitar melalui kehadiran Pasiwa (Pasar Sisi Walungan) yang memiliki konsep tradisional dan konsep zero waste. Komunitas ini juga mengelola sampah dengan bantuan Magot sebagai solusi pengolahan sampah secara berkelanjutan melalui program Imah Magot Bantaran. Selain itu, komunitas Komunitas Cika-cika juga selalu melakukan edukasi lingkungan untuk merubah pola pikir masyarakat mengenai kesadaran menjaga lingkungan. Komunitas Cika-cika juga berusaha untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap Sungai Cikapundung di setiap acara yang diselenggarakan, contohnya rutin mengadakan upacara Hari Kemerdekaan Indonesia di bantaran sungai.

 

Komunitas Edan Sepur 

Seperti namanya ‘Edan’ dari bahasa Jawa yang berarti gila dan ‘Sepur’ yang berarti kereta api, komunitas yang lahir dari ‘kegilaan’ para anggotanya terhadap dunia perkeretaapian ini hadir sejak 2009 silam, tepatnya dipelopori oleh Tim Penelusuran Rel Mati (TPRM) di daerah Jatinegara. Hingga kini, Komunitas Edan Sepur sudah mengepakkan sayapnya hingga ke-3 wilayah berbeda, salah satunya ada di Bandung. Bagi komunitas ini, deru mesin lokomotif bak panggilan semangat dan cinta. Bukan tanpa alasan, ‘kegilaan’ mereka terhadap kereta api bermula dari hobi hunting foto, jalan-jalan, hingga berkegiatan di perlintasan kereta api. 

Bukan sekadar railfans biasa, Komunitas Edan Sepur komunitas ini juga banyak berkontribusi terhadap keselamatan dan ketertiban kendaraan yang melewati perlintasan kereta api di Bandung. Komunitas ini cocok banget buat kamu yang suka kegiatan sosial yang banyak melibatkan masyarakat. Salah satu kegiatan yang rutin diadakan seminggu sekali adalah disiplin perlintasan, kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan menarik yang wajib kamu ikutin minimal satu kali seumur hidup. Seperti namanya, anggota komunitas berusaha mendisiplinkan para pengemudi yang nekat dan tidak tertib berlalu lintas. Disiplin perlintasan ini hadir dari kegundahan anggota komunitas Edan Sepur akibat maraknya masyarakat yang sering melanggar rambu/palang perlintasan kereta api yang tentunya bisa menelan korban jiwa.

Seperti komunitas pada umumnya, selain berkumpul bersama dengan orang yang memiliki kegemaran serupa, jika kamu ingin bergabung menjadi anggota Komunitas Edan Sepur, kamu dapat memperluas relasi dari individu di berbagai penjuru Bandung. Selain disiplin perlintasan, sederet kegiatan mengasyikan dan bermanfaat juga digalakkan komunitas ini, seperti Edan Belajar, Edan Fillet (Fishing and Ngaliwet), Edan Ngesang Benalu (Baraya Edan Nepak Bulu), Kopdar Edan Sepur, Edan Nobar, dan Edan Nature

Tidak hanya fokus menjalin hubungan dengan KAI, Komunitas Edan Sepur memperluas kolaborasinya dengan instansi pemerintah, lembaga-lembaga seperti NGO, Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja dalam berbagai kegiatan. Siapa saja bisa bergabung menjadi anggota komunitas tanpa ada batasan tertentu, terutama untuk kamu yang suka dan ‘tergila-gila’ dengan kereta api. 

 

Komunitas Celah-Celah Langit

Berada di antara  celah-celah bangunan rumah yang ada di belakang Terminal Ledeng, komunitas seni legendaris ini lahir saat berakhirnya masa Orde Baru, sebagai wujud perjuangan terhadap hak berekspresi pada setiap lapisan masyarakat melalui berbagai  kegiatan seni, yaitu teater, lukis, puisi, dan sebagainya serta seringkali berkumpul untuk mendiskusikan hal-hal kontekstual. Komunitas Celah-Celah Langit hadir tidak hanya sebagai ruang berkesenian, tetapi bagaimana kesenian tersebut memberikan dampak bagi masyarakat. Terlebih, tema yang diangkat dalam karya seninya itu merupakan isu-isu yang dekat dengan masyarakat dan isu yang anti-mainstream atau yang seringkali jarang mendapat perhatian. 

Mereka rutin berkumpul setiap seminggu sekali, yaitu pada hari Sabtu. Namun, jika menuju  pementasan, mereka akan berlatih setiap hari. Biasanya kegiatan tersebut diisi dengan latihan vokal, fisik, ekspresi, berdialog, dan masih banyak lagi. Para aktor di sana harus mampu memainkan peran, dipermainkan peran, bahkan main-main dengan peran. Mereka juga diajarkan untuk dapat menulis hal hal yang lekat dengan mereka dan masyarakat sekitar. Jadi, gak heran kalo sampai saat ini mereka telah meraih banyak penghargaan berkat konsistensinya. 

Sesuai dengan tujuannya yaitu sebagai ruang berekspresi, mereka juga mengimplementasikan hal tersebut dalam latihan-latihannya yang dikemas melalui permainan sehingga kamu dapat lebih bebas berekspresi. Tentunya, komunitas ini berisi orang-orang hebat dan mau belajar mengenai seni. Letaknya yang berada di dekat kawasan kampus membuat anggota Celah-Celah Langit didominasi oleh kalangan mahasiswa dari berbagai wilayah, bisa banget buat kamu menambah relasi dan berbagi pengalaman. Tak jarang komunitas ini juga dimanfaatkan untuk membantu mahasiswa, khususnya mahasiswa seni dalam menjalankan tugas akhir. 

 

Komunitas Bandung Book Party

Gerakan literasi yang berkembang di Indonesia menjadi salah satu inisiasi terbentuknya Komunitas Bandung Book Party. Bandung Book Party pertama kali diadakan pada November 2023 di Taman Kiara Artha Park. Komunitas ini berkembang menjadi wadah ruang literasi inklusif bagi siapapun yang ingin membaca, berdiskusi, dan mencari relasi. Bandung Book Party memiliki harapan menjadikan Bandung sebagai Bandung Lautan Literasi (BLL). Visi ini diharapkan dapat menjadi sebuah pergerakan untuk masyarakat Kota Bandung menjadi lebih gemar membaca sebagai upaya memberantas kebodohan dan ketidaktahuan. Bandung Book Party kerap menggelar kegiatan rutinnya di Taman Film, setiap Minggu pagi tepatnya pukul 09.00 WIB untuk berkumpul membaca dan berdiskusi dengan konsep “piknik”.

Bukan sekedar komunitas baca biasa yang berkumpul di Taman Film, Bandung Book Party juga memiliki berbagai kegiatan literasi yang dapat diikuti oleh berbagai kalangan, yakni After Book Party, Event kolaborasi, Kids Books Party, dan Moms Book Party. Komunitas ini cocok banget untuk kamu yang gemar membaca ataupun mau mulai membaca buku, karena di Bandung Book Party kamu bisa membaca dan berdiskusi secara bebas tanpa dihakimi. Tak hanya itu, di komunitas ini kamu juga bisa mendapatkan teman atau relasi sefrekuensi untuk mengulas berbagai buku. 

 

Nah, lewat komunitas-komunitas di atas kamu udah gak perlu bingung dan gak ada alasan lain lagi buat gak produktif. Yuk cari experience baru dengan kegiatan seru!

 

Penulis: Tim Inspinity.bdg

Baca Lainnya

Komentar (0)