Hegarmanah | Diperbarui 14:00 WIB Hujan Ringan 26°C | Hujan Ringan

Unpad Melakukan Uji Coba Masuk Kawasan Kampus Menggunakan QR Code SAUNPAD

29 Jan 2026 | 3 menit baca
Unpad Melakukan Uji Coba Masuk Kawasan Kampus Menggunakan QR Code SAUNPAD
Pengendara melakukan pemindaian QR Code melalui aplikasi SAUNPAD saat uji coba sistem akses masuk kawasan Universitas Padjadjaran.

Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai menerapkan uji coba rekayasa jalur lalu lintas sekaligus pengaturan akses keluar masuk kawasan kampus menggunakan QR Code aplikasi SAUNPAD. Uji coba ini berlangsung mulai 28 Januari hingga 14 Februari 2026.

Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan ketertiban, keamanan, serta kelancaran lalu lintas di lingkungan kampus Universitas Padjadjaran. Uji coba ini menjadi bagian akhir dari tahapan persiapan sebelum sistem pengaturan akses kawasan kampus diberlakukan secara penuh mulai 15 Februari 2026.

Direktur Pengelolaan Aset dan Sarana Prasarana Unpad, Edward Henry, S.IP., MM., menjelaskan bahwa saat ini akses keluar masuk kampus dilakukan melalui pemindaian QR Code pada aplikasi SAUNPAD. QR Code tersebut hanya dapat didaftarkan oleh civitas akademika aktif Universitas Padjadjaran, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tenaga pendidik.

Pada pelaksanaan uji coba, mekanisme akses kendaraan dibedakan berdasarkan jenis kendaraan dan pintu masuk. Kendaraan roda dua dapat masuk melalui Gerbang A dan keluar melalui Gerbang A atau B. Sementara itu, kendaraan roda empat diarahkan masuk melalui Gerbang D dan keluar melalui Gerbang A atau B. Adapun akses bagi alumni, ojek daring, serta tamu kampus dilakukan melalui Gerbang C yang tidak dilengkapi portal otomatis.

Pada hari pertama uji coba, aktivitas keluar masuk kawasan kampus terpantau berjalan lancar. Pengguna kendaraan melakukan pemindaian QR Code sebelum memasuki area kampus dengan pendampingan dari petugas Satuan Pengamanan yang berjaga di setiap gerbang.

Salah satu petugas Satuan Pengawasan Unpad, Heri, menyampaikan bahwa di uji coba hari pertama ini, sebagian besar pengguna kampus dapat mengikuti mekanisme dengan baik, adapun tidak petugas akan membantu dan membukakan portal otomatis sehingga arus lalu lintas tetap terkendali.

Dikutip dari hasil wawancara dengan Divia Unpad TV, Edward Henry menambahkan bahwa penggunaan QR Code pada akses utama kampus bersifat sementara. Ke depan, Unpad akan menerapkan sistem akses utama berbasis pemindaian plat nomor kendaraan secara otomatis untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan.

Selain pengaturan akses kawasan, Universitas Padjadjaran juga terus mendorong penerapan konsep kampus hijau dengan menambah armada mobil listrik sebagai kendaraan operasional di lingkungan kampus.

Dengan uji coba ini, Unpad berharap sistem pengelolaan kawasan kampus dapat berjalan lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Komentar (0)