Hegarmanah | Diperbarui 14:00 WIB Hujan Ringan 26°C | Hujan Ringan

Unpad Kirim 17 Relawan ke Sumatera, Fokus pada Pencarian, Medis, dan Posko Bantuan

07 Feb 2026 | 3 menit baca
Unpad Kirim 17 Relawan ke Sumatera, Fokus pada Pencarian, Medis, dan Posko Bantuan
Foto bersama tim relawan Unpad untuk membantu penangangan bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, di halaman Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Sumedang, Senin (1/12/2025).

Universitas Padjadjaran memberangkatkan 17 relawan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pelepasan tim dilakukan di halaman Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Sumedang, pada Senin, 1 Desember 2025.

Relawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Padjadjaran Rescue (FKPR) tersebut terdiri atas mahasiswa dan alumni dari berbagai unit kegiatan mahasiswa. Komposisinya mencakup tujuh anggota Unit Search and Rescue (SAR) Unpad, tiga anggota Resimen Mahasiswa Batalyon II Unpad, tiga anggota Perhimpunan Mahasiswa Penempuh Rimba & Pendaki Gunung Mahatva Faperta Unpad, serta empat anggota Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpad.

Kepala Pusat Pengembangan Kreativitas, Minat, dan Bakat Mahasiswa Unpad, Dr. Mohamad Nurzaman, S.Si., M.Si, menjelaskan bahwa pengiriman relawan merupakan bentuk kepedulian universitas terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Ia menyebutkan bahwa koordinasi dilakukan bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpad, baik yang berada di Bandung maupun di wilayah terdampak.

Lebih lanjut, Nurzaman menyampaikan bahwa relawan yang berangkat akan dibagi dalam tiga fokus utama sesuai dengan kapasitas mereka. “Relawan akan dibagi menjadi tim pencarian, tim medis, serta tim pendirian posko terpusat Unpad. Masing-masing fokus akan diisi oleh dua regu relawan. Selain personel, Unpad juga mengirimkan satu unit ambulans serta sejumlah logistik untuk mendukung operasi kemanusiaan” ujarnya.  

Ketua Pusat Riset Kebencanaan Unpad, Dr.Sc. Yoga Andriana Sendjaja, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa sebagian besar relawan merupakan mahasiswa dan alumni yang telah memiliki kompetensi dalam penanganan kondisi darurat. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik para relawan agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal IKA Unpad, Taufik Ismail Gurbadi, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan alumni menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi universitas dalam aksi kemanusiaan di berbagai wilayah. Menurutnya, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus menunjukkan solidaritas sivitas akademika Unpad.

Salah satu relawan, Kanda Sudiana, Ketua Divisi Kebencanaan IKA Unpad menyampaikan harapannya agar kehadiran tim dapat membantu proses pencarian dan pertolongan secara terkoordinasi. Ia juga berharap relawan dapat menjalin komunikasi dengan alumni maupun keluarga mahasiswa Unpad yang berada di wilayah terdampak. “Kita akan fokus ke pencarian pertolongan sesuai dengan kemampuan masing-masing relawan, tetapi kita terkoordinir dan terkomando dan terarah tentunya,” ujar Kanda. 

Selain mengirim relawan, Unpad bersama IKA Unpad dan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Unpad juga membuka saluran donasi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan. Bantuan ini akan disalurkan relawan Unpad untuk wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

 

(Nugraha)

Baca Lainnya

Komentar (0)