Hegarmanah | Diperbarui 13:00 WIB Cerah 29°C | Cerah

Acai Bowl Jadi Tren Healthy Food di Kalangan Penggemar CORTIS

Foto Debora Christiani Dohona
Debora Christiani Dohona
17 Jul 2026 3 menit baca
Acai bowl dengan aneka buah segar dan granola yang identik dengan menu healthy food. (Sumber Foto: thefruityjem.com)

"KEPO BANGET RASANYA GARA-GARA SEONGHYEON."

"Masa perkara acai gue harus ke Bandung."

"Pengen beli, ngiler lihat Sean, tapi mahal banget a**ir."

"Sumpah acai ternyata enak yaaa, first time kemarin coba di sini jugaaa."

Komentar-komentar tersebut memenuhi berbagai unggahan di TikTok setelah grup K-pop CORTIS merilis lagu ACAI dalam mini album keduanya, GREENGREEN, pada 4 Mei 2026. Lagu yang terinspirasi dari kebiasaan para personel menikmati acai bowl saat proses penggarapan album itu membuat hidangan asal Brasil tersebut kembali ramai diperbincangkan. Bagi fandom atau penggemar CORTIS bernama Coer, lagu tersebut memunculkan rasa penasaran hingga mendorong mereka mencari tempat yang menjual acai bowl, meski sebagian menganggap harganya cukup tinggi.

Namun, tidak semua orang yang mengikuti tren tersebut memperoleh pengalaman sesuai ekspektasi. Salah seorang pengguna TikTok menuliskan, "Nyesel fomo, gak enak, overprice”, "Jgn fomo coer, in this economy…. 90k….", komentar itu menunjukkan bahwa viralnya acai bowl tidak selalu diikuti penilaian yang sama dari setiap konsumen.

Fenomena tersebut turut mendorong bermunculannya konten bertema acai bowl di media sosial. Beberapa Content Creator membagikan pengalaman mencicipi menu tersebut, memberikan rekomendasi kedai, hingga membuat versi rumahan dengan berbagai variasi buah dan topping. Di sejumlah kota, acai bowl juga mulai banyak ditawarkan sebagai menu yang identik dengan healthy food.

Adanya tren ini menunjukkan bagaimana budaya populer dapat memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat. Penelitian Khalid Abdul Hakim dan Imam Salehudin (2024) dalam Journal of Enterprise and Development menemukan bahwa hubungan parasosial, yakni kedekatan emosional antara penggemar K-pop dengan idolanya, berpengaruh terhadap minat membeli suatu produk dan mendorong penyebaran informasi melalui media sosial. Lagu ACAI tidak hanya menjadi karya musik, tetapi juga memperkenalkan acai bowl kepada lebih banyak orang.

Di balik popularitasnya, acai bowl merupakan hidangan berbahan dasar buah acai (Euterpe oleracea), buah berwarna ungu yang berasal dari kawasan Amazon, Brasil. Puree acai biasanya dipadukan dengan buah segar, granola, chia seed, kacang-kacangan, maupun madu sehingga menghasilkan sajian yang kaya warna dan menarik perhatian.

Popularitas buah acai sebagai superfood bukan tanpa alasan. Tinjauan ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients berjudul Açaí (Euterpe oleracea Mart.) in Health and Disease: A Critical Review menyebutkan bahwa buah acai mengandung antosianin, polifenol, serat, vitamin, serta berbagai senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan. Kandungan tersebut berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif dan mendukung kesehatan metabolisme. Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia sehingga belum dapat dijadikan dasar berbagai klaim kesehatan.

Meski identik dengan makanan sehat, kandungan gizi acai bowl tidak selalu sama. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Foods menjelaskan bahwa komposisi topping menjadi faktor yang menentukan nilai gizinya. Penambahan granola dengan gula tambahan, madu, sirup, cokelat, atau selai dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan kandungan gula dan kalori. Dengan demikian, label healthy food tidak otomatis berlaku pada setiap semangkuk acai bowl.

Pandangan serupa disampaikan National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH). Lembaga tersebut menyatakan bahwa hingga kini belum terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung klaim bahwa acai mampu menurunkan berat badan maupun mencegah penyakit tertentu. Manfaat acai tetap perlu dipahami berdasarkan bukti ilmiah, bukan semata-mata karena citranya sebagai superfood.

Perbincangan mengenai acai bowl menunjukkan bagaimana sebuah lagu mampu memperkenalkan makanan kepada khalayak yang lebih luas. Sebagian penggemar rela berburu semangkuk acai bowl demi mengikuti tren yang lahir dari idolanya, sementara sebagian lainnya memilih mempertimbangkan kembali karena harga atau pengalaman yang dirasa kurang sesuai. Di balik tampilannya yang estetik dan viral di media sosial, memahami kandungan gizi serta memilih komposisi yang seimbang tetap menjadi langkah penting agar tren yang diikuti tidak hanya memuaskan rasa penasaran, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan.

Berita Lainnya

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Pendidikan

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Pendidikan

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Lifestyle

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Lifestyle

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

0 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
Pendidikan

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Lebih dari Sekadar Fandom: NCTzen Humanity dan Solidaritas untuk Korban Bencana

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Lifestyle

Esensi Banner Skripsi dan kelulusan: Bentuk budaya populer dikalangan mahasiswa

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Event

PKKMB Fikom Unpad 2026 Resmi Dimulai, Asrayaloka Jadi Ruang Awal Mahasiswa Baru Mengenal Fikom

0 0 0 Komentar | 18 Agustus 2026
Event

Beragam UKM Unpad Hiasi Rangkaian Prabu 2026

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Hari Kedua Prabu 2026, Mahasiswa Baru Ikuti Talkshow, Parade, Hingga Student Festival

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadiri PKKMB Unpad 2026, Soroti Akses Pendidikan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Pendidikan

Hari Pertama PAMUKA 2026, Mahasiswa Baru Kenali Layanan dan Kehidupan Kampus

0 0 0 Komentar | 03 Agustus 2026
Lifestyle

Ketika Makeup Menjadi Bahasa Ekspresi Generasi Muda

0 0 0 Komentar | 02 Agustus 2026
Budaya

Meracik Inovasi: Minuman Tradisional Beradaptasi di Tengah Tren Kekinian

0 0 0 Komentar | 26 Juli 2026
Lifestyle

Membedah Stereotype "Cegil" Terhadap Film Obsession

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 20 Juli 2026
Lifestyle

Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

0 0 0 Komentar | 18 Juli 2026
Lifestyle

Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

0 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Event

Ada Apa di Pasar Kreatif Bandung d'Botanica Hari Ini

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Beli Barang Preloved, Masih Worth It Atau Zonk?

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Acai Bowl Jadi Tren Healthy Food di Kalangan Penggemar CORTIS

2 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Budaya

5 Hal Menarik di Balik Asia Africa Festival 2026

2 0 0 Komentar | 13 Juli 2026

Komentar (0)