Hegarmanah | Diperbarui 13:00 WIB Cerah 29°C | Cerah

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Ini bukan sekedar boneka anime, melainkan karakter favorit yang keluar dari media 2 dimensi
Foto Naura Zahrani Purti
Naura Zahrani Purti
24 Aug 2026 3 menit baca

 

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Kita pasti pernah mempunyai boneka karakter, baik karakter hewan seperti beruang, kucing, hingga kera, tapi tidak sebatas pada itu, ada juga boneka berdasarkan karakter animasi atau kartun yang sering kita tonton sejak kecil yaitu Spongebob, Dora atau Pikachu dari animasi Pokemon. Nyatanya hobi memiliki boneka tidak berhenti saat kecil, namun mengalami peningkatan, terutama penggemar anime dan budaya Jepang yang sering kita kenal dengan sebutan Otaku. Secara hsitoris Jepang sendiri memiliki berbagai bentuk boneka, namun boneka paling tua yang sering dijadikan sebagai ritual keagamaan dan pertunjukan seni ialah Ningyou (人形). Secara harfiah, Ningyou atau Ningyō merupakan gabungan dari 2 kanji yaitu kanji Nin (人) yang berarti manusia dan kanji gyou atau gyō yang berarti bentuk/figur. Ningyou biasanya terbuat dari porselen, kayu, kertas, hingga plastik dan menyerupai manusia. Ningyou yang masih digunakan sebagai ritual hingga saat ini ialah hina-ningyou yang diletakkan di atas altar setiap tanggal 3 Maret untuk memperingati perayaan guna mendoakan kesehatan, kebahagiaan dan pertumbuhan anak perempuan. Sedangkan Nuigurumi ((ぬいぐるみ) secara harfiah berarti boneka yang dijahit dengan kain dan diisi dengan kapas atau material lain. Nuigurumi berasal dari dua gabungan kanji, Nui (縫い) yang berarti jahitan atau menjahit, dan Kurumi (包み) dari kata kurumu yang artinya membungkus atau menutupi. Seiring berjalannya waktu dan westernisasi ke Jepang, bentuk dan gaya boneka semakin banyak, seperti beruang, kelinci, anjing dan hewan-hewan imut lainnya. 

Perkembangan dan kemajuan teknologi yang muncul dalam industri budaya populer Jepang yang menciptakan berbagai bentuk game hingga anime baru yang terkenal hingga skala internasional. Boneka dan berbagai figur hadir untuk merepresentasikan karakter-karakter favorit khalayak penikmat media massa seperti anime, manga hinga game, karakter tersebut tidak hanya sebatas dalam ranah 2 dimensi namun merambat ke kehidupan nyata dalam bentuk boneka 3 dimensi yang imut dan lucu yang kita temui dewasa ini. 

Nuigurumi sendiri tidak memiliki bentuk atau jenis khusus, namun untuk merchandise anime yang ada di pasar, nuigurumi dapat diklasifikasikan menjadi beberapa karakterisitik yakni chibi/deformed yang berarti ukuran tubuh dibuat lebih kecil dibandingkan dengan karakter aslinya dan dibuat lebih imut atau disederhanakan, bulat/omanjuu/rounded ukuran boneka dibuat bulat dan lebih compact biasanya menyerupai makanan, rebahan/memanjang memiliki ciri utama berpose horizontal, mascot/mini portable biasanya ukurannya lebih kecil dari boneka chibi dan bisa digantung di tas serta dilengkapi dengan strap, dan bentuk khusus/novelty biasanya menyesuaikan perusahaan tempat nuigurumi di produksi. 

 

Lini Merchandise Nuigurumi

Walaupun Nuigurumi tidak memiliki bentuk baku dengan nama yang khusus, beberapa perusahaan yang memproduksi merchandise anime dalam bentuk nuigurumi memberi nama yang berbeda bagi produk yang diproduksi, jika disederhanakan seperti Unilever yang memproduksi sabun mandi namun dengaan merk yang berbeda seperti Lux, Lifebuoy, dan Dove. Walaupun sama-sama Nuigurumi, namun mereka memiliki merk nama sendiri untuk merchandise yang dijual. Berikut adalah list karakteristik setiap merk serta asal perusahaan nuigurumi dibuat: 

Chibigurumi merupakan plush mini buatan Banpresto sebagai bagian dari Bandai spirits, anak perusahaan Bandai Namco. Lahir pada tahun 2021 memiliki tiga ciri khas. Pertama, tingginya sekitar 11 cm. Kedua, ia memiliki wajah imut seperti bayi dengan mata yang cerah dan lugas serta sedikit rona merah di pipi. Ketiga, tingginya hampir dua kepala dengan lengan dan kaki pendek, dan berada dalam pose banzai dengan kedua tangan terangkat. (insert foto nuigurumi) 

Perhatian pada Detail Halus — Eksplorasi Tanpa Henti di Balik Chibigurumi  yang Menggemaskan│KISAH BANDAI SPIRITS│BANDAI SPIRITS CO., LTD.
Chibigurumi (Sumber: bandaispirits.co.jp)

Kapukko Friends plush mini berukuran sekitar 8 cm dengan bentuk tubuh dan kostum yang disederhanakan dan wajah yang imut, biasanya memiliki tali/strap sehingga dapat dipasang di tas. Berasal dari perusahaan Fukuya Co., Ltd dengan konsep atau brand “teman seukuran kapsul”. 

WIND BREAKER Kapukko Friends 2 All 6 types set (capsule) Japan Toy | eBay
Kapukko Friends (Sumber: ebay)

OmanjuuOmanjuu Niginigi Mascot nuigurumi berbentuk bulat seperti manjuu dengan ukuran standar 50x70x50 mm, biasanya berisi microbeads atau kapas yang dilengkapi ball chain sehingga dapat digantung di Tas atau Pouch. Produk dari Perusahaan Ensky Co., Ltd.. 

Stuffed Omanjuu Squishmallow Keychain Pendant Toys... From Sg_chenchen,  Rs.498.64 | DHgate.Com
Omanjuu Plushie (Sumber: dhgate.com)

Mochikororin plush mascot berbentuk bundar dan mungil sedikit memanjang dengan ukuran sekitar 8 cm menyerupai mochi dengan deformasi karakter yang sangat sederhana, seringkali dibawa berpergian atau ditumpuk keatas. Berasal dari perusahaan Eikoh Co., Ltd.

[Random Blind Box] Genshin Impact Mochikororin Plush Mascot Vol. 2 -  Genshin Impact
Mochikororin (Sumber: Kyou Hobby Shop)

Fuwakororin ialah plush mascot berbentuk sangat bulat, fluffy, dan chibi/deformed dengan berbagai ukuran. Karena bentuknya versi nuigurumi yang besar sangat nyaman untuk dipeluk. Berasal dari Max Limited Co., Ltd. dan memiliki banyak rilisan IP. 

Plushes Fuwakororin Box My Hero Academia
Fuwakororin (Sumber: Meccha Japan)

Nesoberi (寝そべり) adalah istilah bahasa Jepang yang berarti "berbaring" atau "terkapar", berasal dari kata kerja Nesoberu (寝そべる). Memiliki bentuk yang paling unik karena dibuat memanjang/rebahan. Dengan ukuran bervariasi namun paling standar sebesar 10x16x9-12 cm.  Produsen utama nuigurumi ini ialah SEGA yang juga membuat game seperti Sonic The Hedgehog dan Persona Series

NESOBERI (Lay-Down) MEMcho - Oshi No Ko Mini Plush Vol. 2 (EX) (16x12cm)
Nesoberi (Sumber: Kyou Hobby Shop)

Chimikemo plush mascot yang mengubah karakter menjadi hewan kecil (chiisana doubutsu) dengan bentuk deformed. Memiliki ukuran sekitar 10-11 cm berbahan polyster dan memiliki ball chain sehingga cocok untuk dibawa kemana-mana. Berasal dari perusahaan yang sama dengan nuigurumi Omanjuu yaitu Ensky Co., Ltd.. 

Witch Watch" Chimikemo Mascot - MILESTONE Inc. | Group・Set Product detail  information
Chimikemo (Sumber: Milestone)

Chun colle merupakan nuigurumi yang merubah karakter menjadi burung kecil gemuk nan imut. Identitas karakter dapat dilihat dari warna, pakaian, ekspresi dan rambut yang dirubah menjadi burung. Biasanya berukuran 8x7x6 cm dengan berat sekitar 22 g. Diproduksi oleh Broccoli Co., Ltd.

Chun Colle (Sumber: One Piece Wiki)

Pada akhirnya boneka tidak dikhususkan atau diperuntukkan hanya untuk mainan anak-anak, boneka lebih istimewa dan spesial daripada itu. Mungkin bagi beberapa orang dan anak-anak boneka hanyalah sebatas mainan, namun bagi beberapa orang nuigurumi adalah barang koleksi atas bukti kecintaannya terhadap karakter yang disuka. Keragaman nuigurumi tidak terbatas pada bentuk atau nama seri, namun bagaimana sebuah karakter keluar dari layar dan hadir, mengambil tempat kecil dalam kehidupan penggemarnya. 

 

 

 

 

Berita Lainnya

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Pendidikan

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Pendidikan

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Lifestyle

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Lifestyle

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

0 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
Pendidikan

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Lebih dari Sekadar Fandom: NCTzen Humanity dan Solidaritas untuk Korban Bencana

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Lifestyle

Esensi Banner Skripsi dan kelulusan: Bentuk budaya populer dikalangan mahasiswa

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Event

PKKMB Fikom Unpad 2026 Resmi Dimulai, Asrayaloka Jadi Ruang Awal Mahasiswa Baru Mengenal Fikom

0 0 0 Komentar | 18 Agustus 2026
Event

Beragam UKM Unpad Hiasi Rangkaian Prabu 2026

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Hari Kedua Prabu 2026, Mahasiswa Baru Ikuti Talkshow, Parade, Hingga Student Festival

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadiri PKKMB Unpad 2026, Soroti Akses Pendidikan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Pendidikan

Hari Pertama PAMUKA 2026, Mahasiswa Baru Kenali Layanan dan Kehidupan Kampus

0 0 0 Komentar | 03 Agustus 2026
Lifestyle

Ketika Makeup Menjadi Bahasa Ekspresi Generasi Muda

0 0 0 Komentar | 02 Agustus 2026
Budaya

Meracik Inovasi: Minuman Tradisional Beradaptasi di Tengah Tren Kekinian

0 0 0 Komentar | 26 Juli 2026
Lifestyle

Membedah Stereotype "Cegil" Terhadap Film Obsession

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 20 Juli 2026
Lifestyle

Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

0 0 0 Komentar | 18 Juli 2026
Lifestyle

Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

0 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Event

Ada Apa di Pasar Kreatif Bandung d'Botanica Hari Ini

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Beli Barang Preloved, Masih Worth It Atau Zonk?

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Acai Bowl Jadi Tren Healthy Food di Kalangan Penggemar CORTIS

2 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Budaya

5 Hal Menarik di Balik Asia Africa Festival 2026

2 0 0 Komentar | 13 Juli 2026

Komentar (0)