Hegarmanah | Diperbarui 15:00 WIB Hujan Petir 23°C | Hujan Petir

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Kita terbiasa membawa plastik ke mana-mana, bahkan ke tempat untuk bersantai. Namun di Taman Panatayuda, piknik justru mengajak orang untuk belajar meninggalkannya.
Foto Tiara Nurzavira
Tiara Nurzavira
30 Aug 2026 • 3 menit baca
Sumber: Tiara Nurzavira

Berbicara tentang plastik, rasanya tak akan ada habisnya. Benda yang awalnya diciptakan untuk memudahkan kehidupan manusia kini hampir selalu hadir dalam keseharian. Membungkus makanan yang kita bawa pulang, menampung minuman yang kita beli di jalan, menjadi sendok dan garpu sekali pakai, bahkan membungkus barang belanjaan dari supermarket. Seolah kehidupan sehari-hari kita, berkaitan erat dengan bahan yang disebut Plastik.

Namun, sadarkah kita, apa yang kita lakukan setelahnya? 

Kita hanya menggunakannya dalam hitungan menit. Setelah makanan habis atau minuman tandas, plastik itu biasanya berpindah tangan. Dari tangan kita ke tempat sampah. 

Sumber: GoodStats

Berdasarkan data dari KLHK melalui SIPSN, Indonesia menghasilkan sekitar 71 juta ton sampah pada 2025, dan sampah plastik menyumbang sekitar 20% diantaranya. Untuk benar-benar terurai, sampah plastik butuh sekitar 10 hingga 1.000 tahun. Artinya, satu sampah plastik yang kita hasilkan hari ini bisa saja terus ada hingga kehidupan cucu-cicit kita ratusan bahkan ribuan tahun kemudian.

Persoalan ini kemudian coba dijawab melalui sebuah kegiatan sederhana: piknik. 

Melalui kerjasama, Greenpeace Indonesia, YPBB, Bike to Work (B2W), WALHI Jawa Barat, River Cleanup Indonesia, MIU (Mari Isi Ulang), dan Ngadaur menghadirkan sebuah program yaitu Piknik Bebas Plastik. Namun, piknik ini memiliki satu aturan yang cukup berbeda dari piknik pada umumnya: sebisa mungkin, tidak ada barang sekali pakai. 

Menurut Zero Waste Campaigner, Ibar Akbar, persoalan sampah membutuhkan perubahan tata kelola yang melibatkan lebih banyak pihak. Masyarakat bukan satu-satunya pihak yang harus memikul tanggung jawab atas sampah yang dihasilkan.

“Tujuannya sebenarnya bagaimana mengingatkan warga dan pemerintah sama semua stakeholder perlu adanya perbaikan tata kelola sampah di kota/kabupaten. Yang kedua mengingatkan bahwa sebenarnya tanggung jawab sampah itu nggak cuma di masyarakat doang, terus pentingnya regulasi pelarangan sekali pakai,” ujar Ibar.

Acara ini tidak hanya mengajak pengunjung membawa tumbler atau tempat makan sendiri, tetapi juga mendorong adanya perubahan pada sistem yang membuat penggunaan barang sekali pakai terus berlangsung.

Bagi sebagian peserta, perubahan itu justru dimulai dari hal-hal yang paling dekat dengan keseharian.

Alifia, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), tertarik mengikuti Piknik Bebas Plastik karena kegiatan yang ditawarkan cukup beragam. Mulai dari workshop, talkshow, hingga kegiatan merangkai bunga tanpa menggunakan plastik.

“Aku tertarik ikut acara ini karena acaranya beragam dan kolaborasi acara ini mantep banget. Ada workshop, ada talkshow, dan merangkai bunga tanpa plastik,” kata Alifia. 

Lebih dari sekadar mengikuti rangkaian kegiatan, Alifia berharap pengalaman yang diperolehnya dapat membentuk kebiasaan baru. Salah satunya adalah membawa perlengkapan guna ulang ketika beraktivitas.

“Aku ingin mengembangkan kebiasaan membawa tumbler dan tempat makan sendiri. Aku harap para pedagang juga bisa aware untuk tanpa plastik,”

Harapan Alifia memperlihatkan bahwa perubahan perilaku memang dapat dimulai dari individu. Namun, kebiasaan tersebut akan lebih mudah dipertahankan ketika lingkungan di sekitarnya turut mendukung.

Hari ini, sekitar 200 orang datang ke Taman Panatayuda bukan hanya untuk menikmati akhir pekan, tetapi menjadi ruang untuk mencoba sebuah kebiasaan baru, dan ketika piknik selesai, pertanyaan terpentingnya bukan lagi berapa banyak orang yang datang, melainkan berapa banyak dari mereka yang akan membawa kebiasaan itu pulang.

 

 

Berita Lainnya

Sudahkan Aturan Perlindungan Sisa Kuota Melindungi Dompet?

Sudahkan Aturan Perlindungan Sisa Kuota Melindungi Dompet?

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 05 Oktober 2026
Kupas Manfaat Puasa secara Medis Bersama Pakar Keperawatan Unpad

Kupas Manfaat Puasa secara Medis Bersama Pakar Keperawatan Unpad

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 28 September 2026
Di Balik Penyalahgunaan Kekuasaan, Meninjau dari Perspektif Psikologi bersama Prof. Jainal Abidin

Di Balik Penyalahgunaan Kekuasaan, Meninjau dari Perspektif Psikologi bersama Prof. Jainal Abidin

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 23 September 2026
Orasi Ilmiah Kembali Digelar Pada Dies Natalis Unpad Ke-69, Kolaborasi Dengan Brin Menjadi Sorotan

Orasi Ilmiah Kembali Digelar Pada Dies Natalis Unpad Ke-69, Kolaborasi Dengan Brin Menjadi Sorotan

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 14 September 2026
Awas Charger KW dan Ini Tips Menghindarinya

Awas Charger KW dan Ini Tips Menghindarinya

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 09 September 2026
Tren “Obat Penurun Berat Badan” Ozempic, Mendalami Bahaya Kesehatan Di Baliknya

Tren “Obat Penurun Berat Badan” Ozempic, Mendalami Bahaya Kesehatan Di Baliknya

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 07 September 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Lifestyle

Sudahkan Aturan Perlindungan Sisa Kuota Melindungi Dompet?

0 0 0 Komentar | 05 Oktober 2026
Pendidikan

Kupas Manfaat Puasa secara Medis Bersama Pakar Keperawatan Unpad

0 0 0 Komentar | 28 September 2026
Pendidikan

Di Balik Penyalahgunaan Kekuasaan, Meninjau dari Perspektif Psikologi bersama Prof. Jainal Abidin

0 0 0 Komentar | 23 September 2026
Pendidikan

Orasi Ilmiah Kembali Digelar Pada Dies Natalis Unpad Ke-69, Kolaborasi Dengan Brin Menjadi Sorotan

0 0 0 Komentar | 14 September 2026
Lifestyle

Awas Charger KW dan Ini Tips Menghindarinya

1 0 0 Komentar | 09 September 2026
Lifestyle

Tren “Obat Penurun Berat Badan” Ozempic, Mendalami Bahaya Kesehatan Di Baliknya

1 0 0 Komentar | 07 September 2026
Pendidikan

Bedah Kebijakan Luar Negeri Prabowo Bersama Akademisi Unpad, Prof. Dr. Arifin Sudirman

0 0 0 Komentar | 04 September 2026
Pendidikan

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Pendidikan

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Lifestyle

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Lifestyle

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

0 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
Pendidikan

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Lebih dari Sekadar Fandom: NCTzen Humanity dan Solidaritas untuk Korban Bencana

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Lifestyle

Esensi Banner Skripsi dan kelulusan: Bentuk budaya populer dikalangan mahasiswa

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Event

PKKMB Fikom Unpad 2026 Resmi Dimulai, Asrayaloka Jadi Ruang Awal Mahasiswa Baru Mengenal Fikom

0 0 0 Komentar | 18 Agustus 2026
Event

Beragam UKM Unpad Hiasi Rangkaian Prabu 2026

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Hari Kedua Prabu 2026, Mahasiswa Baru Ikuti Talkshow, Parade, Hingga Student Festival

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadiri PKKMB Unpad 2026, Soroti Akses Pendidikan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Pendidikan

Hari Pertama PAMUKA 2026, Mahasiswa Baru Kenali Layanan dan Kehidupan Kampus

0 0 0 Komentar | 03 Agustus 2026
Lifestyle

Ketika Makeup Menjadi Bahasa Ekspresi Generasi Muda

0 0 0 Komentar | 02 Agustus 2026
Budaya

Meracik Inovasi: Minuman Tradisional Beradaptasi di Tengah Tren Kekinian

0 0 0 Komentar | 26 Juli 2026
Lifestyle

Membedah Stereotype "Cegil" Terhadap Film Obsession

1 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026

Komentar (0)