Hegarmanah | Diperbarui 11:00 WIB Berawan 28°C | Berawan

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

Membawa tumbler menjadi budaya di kalangan mahasiswa. Namun, apa sebenarnya makna di balik kebiasaan itu?
Foto Tiara Nurzavira
Tiara Nurzavira
20 Jul 2026 3 menit baca
Botol Minum (sumber: quokkabottles/unsplash.com)

Tumbler: Solusi atau Paradoks?

Botol minum sekali pakai masih menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah plastik di Indonesia. Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pencemaran lingkungan, berbagai kampanye gaya hidup berkelanjutan mulai bermunculan. Salah satu yang paling mudah ditemui adalah ajakan membawa tumbler sebagai pengganti botol plastik sekali pakai. Media sosial, influencer, hingga institusi pendidikan turut mendorong masyarakat untuk menjadikan tumbler sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Di sisi lain, tren tersebut juga memunculkan paradoks. Sejumlah penelitian dan kajian mengenai konsumsi berkelanjutan menunjukkan bahwa penggunaan tumbler tidak selalu identik dengan perilaku ramah lingkungan. Ketika tumbler dibeli berulang kali karena mengikuti tren, mengejar desain terbaru, atau mengoleksi berbagai merek, manfaat ekologisnya justru dipertanyakan. Pasalnya, proses produksi tumbler membutuhkan energi dan menghasilkan emisi karbon yang lebih besar dibandingkan botol plastik sekali pakai. Artinya, tumbler baru benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan jika digunakan secara konsisten dalam jangka panjang.

Perdebatan tersebut selama ini lebih banyak menyoroti tumbler sebagai sebuah produk. Namun, bagaimana jika perhatian diarahkan kepada orang-orang yang menggunakannya? Di lingkungan kampus, membawa tumbler telah menjadi pemandangan yang semakin lazim. Mahasiswa datang dengan botol minum beragam warna dan merek. Namun, apa yang sebenarnya mendorong mereka membawa tumbler?

Membawa Tumbler Menjadi Kebiasaan Mahasiswa 

Bagi sebagian mahasiswa, membawa tumbler bukan lagi keputusan yang dipikirkan setiap hari, melainkan telah berubah menjadi sebuah kebiasaan. Berbagai alasan melatarbelakangi mahasiswa membawa tumbler ke kampus, mulai dari lebih praktis, hemat, hingga peduli lingkungan. 

“Rutin bawa tumbler kemana-mana semenjak kuliah, karena lebih hemat, praktis, dan enggak nyampah juga,” ujar Nana.

Hal serupa juga dirasakan Mahira. Di tengah padatnya aktivitas kuliah, ia mengaku sering merasa haus sehingga membawa tumbler menjadi solusi yang paling mudah. 

“Aku mudah haus kalo lagi ada kegiatan. Bawa tumbler jadi mudah dan pasti bakal lebih hemat,” kata Mahira. 

Pemandangan mahasiswa mengisi ulang air minum sebelum memasuki kelas bukan lagi hal yang asing. Di atas meja kelas, tumbler berdiri berdampingan dengan laptop dan buku catatan. Bagi Namira menilai bahwa mengisi air di kampus sangatlah praktis. 

“Bahkan kalau terburu-buru, suka bawa tumbler kosong untuk diisi langsung di kampus. Jadi makin praktis,” ungkapnya.

Lebih dari Satu Tumbler

Temuan menarik muncul ketika penulis berbincang dengan mahasiswa dan tidak ada satupun yang hanya memiliki satu tumbler. Bagi mereka, kepemilikan lebih dari satu tumbler bukan semata-mata untuk mengikuti tren. Masing-masing memiliki alasan yang berbeda.

"Aku punya tiga. Yang satu ukuran besar, dua lagi kecil. Jadi kalo lagi males bawa yg gede pake yang kecil bisa di masukin tas," ujar Putri.

Sementara itu, Nana mengaku memiliki dua tumbler dengan fungsi yang berbeda. Salah satunya digunakan khusus untuk air panas, sedangkan satu lainnya dipakai untuk air bersuhu normal.

“Aku punya dua. Satu khusus buat air panas, satu lagi yang air biasa,” 

Tumbler mungkin memang berhasil mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai bagi sebagian mahasiswa. Namun, benda tersebut juga telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang memiliki makna berbeda bagi setiap orang. 

Berita Lainnya

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | Jumat • 03:39
Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | Jumat • 01:36
Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 20 Juli 2026
Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 18 Juli 2026
Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Ada Apa di Pasar Kreatif Bandung d'Botanica Hari Ini

Ada Apa di Pasar Kreatif Bandung d'Botanica Hari Ini

Event
Dislike 0 0 Komentar | 17 Juli 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Lifestyle

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

0 0 0 Komentar | Jumat • 03:39
Lifestyle

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

0 0 0 Komentar | Jumat • 01:36
Lifestyle

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 20 Juli 2026
Lifestyle

Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

0 0 0 Komentar | 18 Juli 2026
Lifestyle

Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

0 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Event

Ada Apa di Pasar Kreatif Bandung d'Botanica Hari Ini

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Beli Barang Preloved, Masih Worth It Atau Zonk?

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Acai Bowl Jadi Tren Healthy Food di Kalangan Penggemar CORTIS

2 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Budaya

5 Hal Menarik di Balik Asia Africa Festival 2026

2 0 0 Komentar | 13 Juli 2026
Pendidikan

Unpad Terjunkan 1.542 Mahasiswa KKN Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan Perpusnas

2 0 0 Komentar | 11 Juli 2026
Event

Ada Apa di Kopi Fest Indonesia 2026 Paskal Bandung Hari Ini?

0 0 0 Komentar | 10 Juli 2026
Lifestyle

Calisthenics: Opsi Olahraga Termurah dan Paling Pas untuk Gaya Hidup Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 09 Juli 2026
Pendidikan

Rencana Jatinangor Jadi Kota Pelajar, Dua Kampus Besar Ungkap Kesiapannya

0 0 0 Komentar | 09 Juli 2026
Lifestyle

Kafe di Jatinangor Makin Banyak, Bikin Produktif atau Konsumtif?

0 0 0 Komentar | 08 Juli 2026
Pendidikan

Momen Perdana DPL Dan Kordes KKN UNPAD Dibekali Langsung Oleh Sekda Jawa Barat

1 0 0 Komentar | 07 Juli 2026
Lifestyle

Keputusan kontroversi Sony Playstation 5 Berhentikan Produksi Game Fisik: Hilangnya Minat Pemain Game Berbentuk Fisik

0 0 0 Komentar | 06 Juli 2026
Pendidikan

Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

0 0 0 Komentar | 05 Juli 2026
Lifestyle

Dari Koleksi ke Aksesoris, Blind Box Jadi Tren OOTD Anak Muda

1 0 0 Komentar | 04 Juli 2026
Lifestyle

Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

1 0 0 Komentar | 04 Juli 2026
Pendidikan

Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

1 0 0 Komentar | 04 Juli 2026
Pendidikan

Graduation WMP 2026 Batch 1 Bekali Mahasiswa Unpad Bangun Usaha dan Perkuat Literasi Koperasi

1 0 0 Komentar | 03 Juli 2026
Budaya

Menjelajahi sejarah, Tradisi dan Kuliner Dunia di Festival Budaya 2026

0 0 0 Komentar | 28 Juni 2026
Pendidikan

Fikom Unpad dan University of Queensland Buka Peluang Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa Baru

0 0 0 Komentar | 28 Juni 2026
Pendidikan

Ragam Catatan dan Apresiasi di Balik Gelaran Festival Budaya Fikom Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 25 Juni 2026
Pendidikan

Akselerasi Kampus sehat di Rakernas MDGB PTNBH 2026, Unpad Dorong Optimalisasi Peran Dewan Profesor

1 0 0 Komentar | 21 Juni 2026
Pendidikan

Resmi Dibuka, Rakernas MDGB PTNBH 2026 di Unpad Wujudkan Masa Depan Pendidikan Tinggi

0 0 0 Komentar | 21 Juni 2026
Pendidikan

MPR RI Bahas Percepatan Transisi Energi Terbarukan dalam Seminar Kebangsaan di Unpad

0 0 0 Komentar | 06 Maret 2026

Komentar (0)