Hegarmanah | Diperbarui 13:00 WIB Cerah Berawan 28°C | Cerah Berawan

Ketika Makeup Menjadi Bahasa Ekspresi Generasi Muda

Foto Debora Christiani Dohona
Debora Christiani Dohona
02 Aug 2026 3 menit baca

Seseorang merias wajah di depan cermin. (Foto: Unsplash.com)

Tren makeup semakin akrab dengan kehidupan mahasiswa. Berbagai gaya seperti clean girl makeupdouyin makeupsoft glam, hingga igari makeup banyak bermunculan di media sosial dan menjadi inspirasi dalam merias wajah. Makeup pun tidak lagi identik dengan pesta atau acara formal. Kini, riasan sederhana sudah menjadi bagian dari persiapan sebelum berangkat kuliah.

Fenomena tersebut tidak lepas dari pengaruh media sosial. Penelitian berjudul Motif Gen Z Mengonsumsi Konten Makeup Beauty Influencer di Media Sosial: Pendekatan Teori Kegunaan dan Gratifikasi yang diterbitkan dalam Jurnal Prologia (2025) menyebut Generasi Z mengakses konten makeup bukan hanya untuk mencari informasi mengenai produk kecantikan, tetapi juga memperoleh inspirasi dalam menentukan gaya yang sesuai dengan diri mereka.

Hal itu dirasakan Azizah sejak mulai rutin memakai makeup saat kuliah. Awalnya, ia tertarik karena sering melihat mahasiswa lain tampil rapi di kampus. Kebiasaan tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari cara ia menampilkan dirinya.

Menurut saya, makeup dalam kehidupan sehari-hari adalah bentuk ekspresi atau self-expression untuk mengungkapkan dan menunjukkan jati diri yang lebih terbuka terhadap publik," ujar Azizah.

Azizah mengaku gaya makeup yang dipilih juga mencerminkan hal-hal yang ia sukai.

"Karena saya menonjolkan kepribadian saya melalui make up, dengan make up saya menunjukkan apa yang saya minati," katanya.

Bagi mahasiswa lain, makeup memiliki makna yang berbeda. Metha mulai memakai makeup sejak akhir semester pertama. Ia merasa penampilannya terlihat lebih rapi dan membuatnya lebih siap menjalani aktivitas perkuliahan.

"Makeup mendukung kerapihan kita dalam berpakaian dan makeup dapat menunjukkan seberapa kita mempersiapkan diri untuk hari tersebut," ujarnya.

Vania juga memiliki alasan yang hampir serupa. Ia tidak menggunakan makeup yang berlebihan. Riasan sederhana sudah cukup membuatnya lebih percaya diri saat bertemu dosen maupun teman-teman.

"Aku cuma menutupi imperfections saja. Setelah pakai makeup rasanya lebih percaya diri dan lebih proper," katanya.

Sementara itu, Zhafira melihat makeup dari sudut pandang lain. Mahasiswa yang gemar mengoleksi kosmetik sejak SMP itu mengaku tetap memilih produk yang sesuai dengan kepribadiannya meski sering menemukan rekomendasi di media sosial.

⁠"Iya, karena saya menyukai penampilan yang merepresentasikan personality karena hal tersebut penting untuk personal branding," tuturnya.

Pengalaman mereka memperlihatkan bahwa makeup tidak lagi dipakai untuk satu tujuan yang sama. Riasan bisa menjadi cara seseorang menunjukkan karakter, membantu membangun rasa percaya diri, atau melengkapi penampilan sebelum menjalani aktivitas.

Di tengah banyaknya tren yang terus berganti, setiap orang tetap memiliki cara masing-masing dalam memaknai makeup. Bukan sekadar mengikuti apa yang sedang viral, tetapi memilih gaya yang membuat mereka merasa nyaman menjadi diri sendiri.

Berita Lainnya

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Pendidikan

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Pendidikan

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Lifestyle

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Lifestyle

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

0 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
Pendidikan

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Lebih dari Sekadar Fandom: NCTzen Humanity dan Solidaritas untuk Korban Bencana

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Lifestyle

Esensi Banner Skripsi dan kelulusan: Bentuk budaya populer dikalangan mahasiswa

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Event

PKKMB Fikom Unpad 2026 Resmi Dimulai, Asrayaloka Jadi Ruang Awal Mahasiswa Baru Mengenal Fikom

0 0 0 Komentar | 18 Agustus 2026
Event

Beragam UKM Unpad Hiasi Rangkaian Prabu 2026

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Hari Kedua Prabu 2026, Mahasiswa Baru Ikuti Talkshow, Parade, Hingga Student Festival

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadiri PKKMB Unpad 2026, Soroti Akses Pendidikan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Pendidikan

Hari Pertama PAMUKA 2026, Mahasiswa Baru Kenali Layanan dan Kehidupan Kampus

0 0 0 Komentar | 03 Agustus 2026
Lifestyle

Ketika Makeup Menjadi Bahasa Ekspresi Generasi Muda

0 0 0 Komentar | 02 Agustus 2026
Budaya

Meracik Inovasi: Minuman Tradisional Beradaptasi di Tengah Tren Kekinian

0 0 0 Komentar | 26 Juli 2026
Lifestyle

Membedah Stereotype "Cegil" Terhadap Film Obsession

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 20 Juli 2026
Lifestyle

Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

0 0 0 Komentar | 18 Juli 2026
Lifestyle

Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

0 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Event

Ada Apa di Pasar Kreatif Bandung d'Botanica Hari Ini

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Beli Barang Preloved, Masih Worth It Atau Zonk?

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Acai Bowl Jadi Tren Healthy Food di Kalangan Penggemar CORTIS

2 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Budaya

5 Hal Menarik di Balik Asia Africa Festival 2026

2 0 0 Komentar | 13 Juli 2026

Komentar (0)