Hegarmanah | Diperbarui 18:00 WIB Cerah 22°C | Cerah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadiri PKKMB Unpad 2026, Soroti Akses Pendidikan Mahasiswa

Foto Athiyya Rizka Nazhifah
Athiyya Rizka Nazhifah
10 Aug 2026 • 3 menit baca

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbicara dalam kegiatan PKKMB Universitas Padjadjaran 2026 (Foto: Chaerunnisa Rahmatika)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri pembukaan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Padjadjaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di GOR Jati Unpad, Jatinangor pada Senin (10/8/2026). Kehadiran Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM merupakan bagian dari kegiatan kuliah umum pada hari pertama Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (Prabu) 2026. 

Di panggung PKKMB, KDM berdialog secara langsung dengan sejumlah mahasiswa baru. Dalam dialog tersebut, beliau menanyakan kondisi serta latar belakang ekonomi setiap mahasiswa dengan tujuan untuk memberi dukungan bagi kelancaran pendidikan mahasiswa.

KDM Soroti Kondisi Ekonomi Mahasiswa

Dalam dialog bersama mahasiswa baru, KDM menaruh perhatian pada kondisi ekonomi mahasiswa yang baru menginjak pendidikan di perguruan tinggi. Ia menyampaikan komitmennya agar persoalan ekonomi tidak menjadi alasan bagi mahasiswa untuk menghentikan pendidikan.

“Jangan pernah berkecil hati sama keadaan, justru keadaan itu untuk menuju kemajuan” ujar KDM. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh ada yang gagal dalam melanjutkan pendidikan hanya karena kendala ekonomi. Perhatian terhadap akses pendidikan tersebut dilanjutkan dengan pembahasan mengenai bantuan pendidikan bagi mahasiswa. KDM menyampaikan bahwa ada rencana perubahan terhadap syarat penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Jawa Barat. 

Rencana Perluasan Penerima KIP

KDM mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengubah ketentuan penerima KIP agar bantuan pendidikan tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang berada pada desil ekonomi terbawah. Beliau mengatakan bahwa telah mengirim surat kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Hal ini dilakukan, karena dalam penerapannya banyak KIP mahasiswa yang menganggur dan tidak diambil. 

“Orang tua yang berpenghasilan dibawah lima juta rata-rata anaknya tidak kuliah” ujar KDM. Hal ini menjadi salah satu alasan yang melandasi perubahan terhadap syarat penerima KIP. Melalui perubahan tersebut, persyaratan diperluas dengan memberi kesempatan bagi masyarakat dengan pendapatan di bawah Rp10 juta dalam memperoleh akses KIP. Menurut KDM, perluasan sasaran penerima diharapkan membuat program bantuan pendidikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

KDM Ajak Mahasiswa Berpikiran Maju dan Bangkit Dari Keterpurukan

Selain menyoroti persoalan akses pendidikan, KDM juga banyak memberi nasehat kepada mahasiswa baru. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Jangan pernah sedih dengan serangan, karena bisa menjadi potensi untuk kita memberikan balasan gol. Jangan pernah sedih dengan sakit hati, jadilah orang yang bangkit karena rasa sakit hati,” tutur KDM.

KDM juga menekankan pentingnya memiliki keyakinan dan bekerja keras. “Dalam hidup satu hal, kita tidak akan pernah kelaparan, kita tidak akan pernah miskin, manakala orang punya keyakinan, kerja keras, kemudian mau melakukan sesuatu dengan ikhlas”, tambah KDM.

Kehadiran Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM pada hari pertama Prabu 2026 tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan semata, namun juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendapat bekal dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan kehidupan.

Berita Lainnya

Orasi Ilmiah Kembali Digelar Pada Dies Natalis Unpad Ke-69, Kolaborasi Dengan Brin Menjadi Sorotan

Orasi Ilmiah Kembali Digelar Pada Dies Natalis Unpad Ke-69, Kolaborasi Dengan Brin Menjadi Sorotan

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 14 September 2026
Awas Charger KW dan Ini Tips Menghindarinya

Awas Charger KW dan Ini Tips Menghindarinya

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 09 September 2026
Tren “Obat Penurun Berat Badan” Ozempic, Mendalami Bahaya Kesehatan Di Baliknya

Tren “Obat Penurun Berat Badan” Ozempic, Mendalami Bahaya Kesehatan Di Baliknya

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 07 September 2026
Bedah Kebijakan Luar Negeri Prabowo Bersama Akademisi Unpad, Prof. Dr. Arifin Sudirman

Bedah Kebijakan Luar Negeri Prabowo Bersama Akademisi Unpad, Prof. Dr. Arifin Sudirman

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 04 September 2026
Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Pendidikan

Orasi Ilmiah Kembali Digelar Pada Dies Natalis Unpad Ke-69, Kolaborasi Dengan Brin Menjadi Sorotan

0 0 0 Komentar | 14 September 2026
Lifestyle

Awas Charger KW dan Ini Tips Menghindarinya

1 0 0 Komentar | 09 September 2026
Lifestyle

Tren “Obat Penurun Berat Badan” Ozempic, Mendalami Bahaya Kesehatan Di Baliknya

1 0 0 Komentar | 07 September 2026
Pendidikan

Bedah Kebijakan Luar Negeri Prabowo Bersama Akademisi Unpad, Prof. Dr. Arifin Sudirman

0 0 0 Komentar | 04 September 2026
Pendidikan

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Pendidikan

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Lifestyle

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Lifestyle

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

0 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
Pendidikan

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Lebih dari Sekadar Fandom: NCTzen Humanity dan Solidaritas untuk Korban Bencana

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Lifestyle

Esensi Banner Skripsi dan kelulusan: Bentuk budaya populer dikalangan mahasiswa

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Event

PKKMB Fikom Unpad 2026 Resmi Dimulai, Asrayaloka Jadi Ruang Awal Mahasiswa Baru Mengenal Fikom

0 0 0 Komentar | 18 Agustus 2026
Event

Beragam UKM Unpad Hiasi Rangkaian Prabu 2026

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Hari Kedua Prabu 2026, Mahasiswa Baru Ikuti Talkshow, Parade, Hingga Student Festival

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadiri PKKMB Unpad 2026, Soroti Akses Pendidikan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Pendidikan

Hari Pertama PAMUKA 2026, Mahasiswa Baru Kenali Layanan dan Kehidupan Kampus

0 0 0 Komentar | 03 Agustus 2026
Lifestyle

Ketika Makeup Menjadi Bahasa Ekspresi Generasi Muda

0 0 0 Komentar | 02 Agustus 2026
Budaya

Meracik Inovasi: Minuman Tradisional Beradaptasi di Tengah Tren Kekinian

0 0 0 Komentar | 26 Juli 2026
Lifestyle

Membedah Stereotype "Cegil" Terhadap Film Obsession

1 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 20 Juli 2026
Lifestyle

Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

0 0 0 Komentar | 18 Juli 2026
Lifestyle

Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

0 0 0 Komentar | 17 Juli 2026

Komentar (0)