Hegarmanah | Diperbarui 16:00 WIB Cerah 23°C | Cerah

Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

04 Jul 2026 | 3 menit baca
Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z
Sejumlah pendaki saat menikmati pemandangan sekaligus berburu konten estetik di hamparan awan puncak Gunung Papandayan. (Foto: Debora Christiani Dohona)

Akhir pekan kini tidak selalu identik dengan menghabiskan waktu di shopping mall, coffee shop, atau tempat hiburan. Minat anak muda terhadap olahraga juga terus berkembang. Lari, pilates, yoga, tenis, hingga hiking menjadi beberapa aktivitas yang banyak digemari Generasi Z. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas hiking semakin banyak dipilih sebagai cara mengisi waktu luang sekaligus melepas penat setelah menjalani rutinitas kuliah maupun pekerjaan, seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat dan keinginan mencari pengalaman baru di alam terbuka.  

Berbeda dengan olahraga yang dilakukan di dalam ruangan, hiking mengajak seseorang menikmati perjalanan menuju puncak sambil berinteraksi langsung dengan alam. Tidak sedikit yang menjadikan aktivitas ini sebagai agenda rutin bersama teman, komunitas, maupun keluarga.

Fenomena tersebut terlihat di berbagai gunung di Jawa Barat yang semakin ramai didatangi pendaki, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Gunung Papandayan di Garut menjadi salah satu destinasi yang diminati karena memiliki jalur yang relatif bersahabat bagi pendaki pemula. Pemandangan kawah aktif, Hutan Mati, hingga hamparan edelweiss di kawasan Tegal Alun menjadi daya tarik yang membuat gunung ini banyak dipilih. Selain Papandayan, Gunung Gede Pangrango, Cikuray, Guntur, Manglayang, dan Burangrang juga menjadi tujuan favorit para pendaki.

Selain menjadi aktivitas yang identik dengan rekreasi alam, hiking juga dianggap sebagai pilihan liburan yang relatif terjangkau dibandingkan wisata komersial. Dengan biaya yang lebih rendah, pendaki tetap dapat menikmati pengalaman rekreasi, transportasi sederhana, serta momen kebersamaan dengan teman atau komunitas. Hal ini membuat hiking semakin diminati oleh kalangan mahasiswa dan pekerja muda yang ingin berlibur tanpa mengeluarkan biaya besar.

Fenomena ini juga mendorong berkembangnya komunitas-komunitas hiking di berbagai daerah. Melalui komunitas tersebut, para pendaki pemula dapat belajar mengenai teknik pendakian, keselamatan, hingga manajemen perjalanan di alam terbuka. Tidak sedikit pula komunitas yang rutin mengadakan pendakian bersama ke berbagai gunung di Jawa Barat, sehingga aktivitas ini tidak hanya menjadi olahraga individu, tetapi juga sarana membangun relasi sosial.

 

Lebih dari Sekadar Konten Media Sosial

Popularitas hiking tidak lepas dari pengaruh media sosial. Foto matahari terbit dari puncak gunung, video perjalanan di jalur pendakian, hingga momen berkemah sering menghiasi Instagram, TikTok, maupun Threads. Konten-konten tersebut membuat semakin banyak orang tertarik mencoba pengalaman mendaki.

Sebagian orang memanfaatkan hiking sebagai sarana membuat konten. Sebagian lainnya memilih mendaki karena ingin menikmati suasana alam yang jauh dari kebisingan kota. Berjalan di tengah hutan, menghirup udara pegunungan, hingga menyaksikan matahari terbit menjadi pengalaman yang sulit ditemukan dalam aktivitas sehari-hari.

Meski begitu, mendaki gunung bukan sekadar mengikuti tren. Aktivitas ini membutuhkan persiapan fisik, perlengkapan yang sesuai, serta pengetahuan mengenai jalur pendakian dan kondisi cuaca. Persiapan tersebut penting agar perjalanan tetap aman sekaligus nyaman.

 

Memberikan Manfaat bagi Kesehatan

Di balik popularitasnya, hiking juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Penelitian berjudul An Integrative Review of the Physical, Mental, and Socioeconomic Benefits of Outdoor Hiking yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Public Health menjelaskan bahwa hiking dapat meningkatkan kebugaran jantung, memperkuat otot dan tulang, membantu menurunkan tingkat stres, memperbaiki suasana hati, serta meningkatkan kualitas hidup melalui aktivitas di alam terbuka.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa berada di lingkungan alami memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental. Aktivitas berjalan di alam membantu seseorang beristirahat sejenak dari tekanan pekerjaan maupun aktivitas akademik. Interaksi bersama teman selama pendakian juga dapat mempererat hubungan sosial.

Perkembangan teknologi ikut mendorong meningkatnya minat masyarakat untuk mendaki. Informasi mengenai jalur pendakian, prakiraan cuaca, perlengkapan, hingga tips keselamatan kini mudah ditemukan melalui berbagai platform digital. Kemudahan tersebut membuat semakin banyak pendaki pemula berani mencoba pengalaman pertamanya.

 

Menikmati Alam dengan Bertanggung Jawab

Meningkatnya jumlah pendaki juga membawa tantangan baru bagi kelestarian alam. Sampah yang tertinggal di jalur pendakian, vandalisme, hingga kerusakan vegetasi masih menjadi persoalan di sejumlah kawasan gunung. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meningkatnya minat mendaki perlu diimbangi dengan kesadaran menjaga lingkungan.

Sebagai pedoman beraktivitas di alam terbuka, Leave No Trace Center for Outdoor Ethics memperkenalkan tujuh prinsip Leave No Trace. Prinsip tersebut meliputi merencanakan perjalanan dengan baik, tetap berada di jalur yang telah ditentukan, membawa kembali seluruh sampah, tidak mengambil apa pun dari alam, meminimalkan dampak api unggun, menghormati satwa liar, serta menghargai pengunjung lain.

Penerapan prinsip-prinsip tersebut bertujuan mengurangi dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan sehingga kawasan pegunungan tetap terjaga. Kesadaran setiap pendaki menjadi faktor penting agar alam tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.

 

Penulis: Debora Christiani Dohona

Berita Lainnya

Keputusan kontroversi Sony Playstation 5 Berhentikan Produksi Game Fisik: Hilangnya Minat Pemain Game Berbentuk Fisik

Keputusan kontroversi Sony Playstation 5 Berhentikan Produksi Game Fisik: Hilangnya Minat Pemain Game Berbentuk Fisik

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 23 jam lalu
Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 1 hari lalu
Dari Koleksi ke Aksesoris, Blind Box Jadi Tren OOTD Anak Muda

Dari Koleksi ke Aksesoris, Blind Box Jadi Tren OOTD Anak Muda

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Graduation WMP 2026 Batch 1 Bekali Mahasiswa Unpad Bangun Usaha dan Perkuat Literasi Koperasi

Graduation WMP 2026 Batch 1 Bekali Mahasiswa Unpad Bangun Usaha dan Perkuat Literasi Koperasi

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 3 Jul 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Lifestyle

Keputusan kontroversi Sony Playstation 5 Berhentikan Produksi Game Fisik: Hilangnya Minat Pemain Game Berbentuk Fisik

0 0 0 Komentar | 23 jam lalu
Pendidikan

Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

0 0 0 Komentar | 1 hari lalu
Lifestyle

Dari Koleksi ke Aksesoris, Blind Box Jadi Tren OOTD Anak Muda

1 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Lifestyle

Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

1 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Pendidikan

Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

1 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Pendidikan

Graduation WMP 2026 Batch 1 Bekali Mahasiswa Unpad Bangun Usaha dan Perkuat Literasi Koperasi

1 0 0 Komentar | 3 hari lalu
Budaya

Menjelajahi sejarah, Tradisi dan Kuliner Dunia di Festival Budaya 2026

0 0 0 Komentar | 28 Jun
Pendidikan

Fikom Unpad dan University of Queensland Buka Peluang Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa Baru

0 0 0 Komentar | 28 Jun
Pendidikan

Ragam Catatan dan Apresiasi di Balik Gelaran Festival Budaya Fikom Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 25 Jun
Pendidikan

Akselerasi Kampus sehat di Rakernas MDGB PTNBH 2026, Unpad Dorong Optimalisasi Peran Dewan Profesor

1 0 0 Komentar | 21 Jun
Pendidikan

Resmi Dibuka, Rakernas MDGB PTNBH 2026 di Unpad Wujudkan Masa Depan Pendidikan Tinggi

0 0 0 Komentar | 21 Jun
Pendidikan

MPR RI Bahas Percepatan Transisi Energi Terbarukan dalam Seminar Kebangsaan di Unpad

0 0 0 Komentar | 06 Mar
Pendidikan

Unpad Kembali Kirim Relawan ke Aceh, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Penyaluran Donasi Bagi Penyintas

0 0 0 Komentar | 04 Mar
Pendidikan

Pakar Unpad Soroti Akar Bencana di Sumatera dari Tata Kelola hingga Mitigasi

0 0 0 Komentar | 04 Mar
Pendidikan

KKN Unpad 2026 Difokuskan ke Masalah Nyata: Kemiskinan hingga Kualitas Hidup Warga

0 0 0 Komentar | 04 Mar
Pendidikan

Usai Dilantik, Dekan Baru Unpad Ikuti Pembekalan untuk Samakan Arah Kepemimpinan

0 0 0 Komentar | 18 Feb
Pendidikan

Rektor Unpad Lantik 18 Dekan Baru untuk Periode 2026-2030

0 0 0 Komentar | 18 Feb
Lifestyle

Unpad Resmikan SPKLU Pertama di Kampus Jatinangor, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

0 0 1 Komentar | 13 Feb
Lifestyle

Dosen Unpad Dampingi Warga Cileles Olah Bawang Putih Jadi Produk Bernilai Ekonomi

0 0 0 Komentar | 13 Feb
Lifestyle

Peneliti Unpad Terlibat Studi Global TB Otak, Hasilnya Jadi Acuan Pengobatan

0 0 0 Komentar | 13 Feb
Lifestyle

Masalah Gigi Masih Tinggi, FKG Unpad Gelar Perawatan Gratis Lewat BKGN 2025

0 0 0 Komentar | 12 Feb
Lifestyle

Susu Kemangi Pencegah Stres Karya Mahasiswa Unpad Raih Emas di Seoul

0 0 0 Komentar | 12 Feb
Pendidikan

Program Pelatihan Peternak Sapi Perah Diluncurkan di Jabar, Dorong Produksi Susu Nasional

0 0 0 Komentar | 12 Feb
Pendidikan

Unpad Prioritaskan Beasiswa bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera

0 0 0 Komentar | 11 Feb
Pendidikan

Rencana RS Baru Unpad di Dipati Ukur Diharapkan Perluas Akses Layanan Kesehatan

0 0 0 Komentar | 11 Feb
Pendidikan

Inovasi Hypnodent Unpad Berpotensi Bantu Kurangi Kecemasan Pasien Saat Perawatan Gigi

0 0 0 Komentar | 11 Feb
Pendidikan

1.369 Alumni Unpad Menjadi Guru melalui Program PPG, Buka Peluang bagi Lulusan Nonkependidikan

0 0 0 Komentar | 10 Feb

Komentar (0)