Hegarmanah | Diperbarui 13:00 WIB Cerah 29°C | Cerah

Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

Foto Debora Christiani Dohona
Debora Christiani Dohona
05 Jul 2026 3 menit baca
Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor
Kawasan indekos mahasiswa yang padat di wilayah Jatinangor, Kabupaten Sumedang. (Foto: Debora Dohona)

Jatinangor, Navigasi – Pencarian rumah kos menjadi salah satu persiapan calon mahasiswa menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Aktivitas tersebut dimanfaatkan oleh oknum yang diduga menjalankan modus penipuan berkedok penyewaan rumah kos secara online. Seorang calon mahasiswa baru berinisial AN mengaku mengalami kerugian sebesar Rp2.755.000 setelah bertransaksi dengan seseorang yang mengaku sebagai perantara penyewaan rumah kos di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

AN mengatakan informasi rumah kos diperoleh melalui akun TikTok yang menawarkan jasa perantara penyewaan kos di sekitar Jatinangor. Komunikasi kemudian berlanjut melalui WhatsApp. Orang yang mengaku sebagai perantara meminta down payment (DP) sebesar 50 persen sebagai syarat sebelum survei lokasi. Pembayaran berikutnya diminta dalam bentuk uang deposit sebesar Rp500 ribu yang disebut akan dikembalikan setelah survei. AN juga diarahkan memindai kode QR untuk memperoleh kuitansi.

"Saya mengetahui informasi tersebut dari aplikasi TikTok. Saya mengerti awalnya bahwa akun tersebut semacam calo atau perantara kost. Saya merasa perantara tersebut terpercaya karena algoritma akunnya yang tidak terlihat mencurigakan alias masih banyak orang yang bertanya informasi kost. Pada saat itu saya tidak memikirkan bahwa ia memfilter akunnya agar yang terlihat hanya komentar dan balasan yang meyakinkan," ujar AN.

Kecurigaan muncul ketika AN diminta memindai kode batang melalui aplikasi perbankan. Sebelumnya, orangtua korban telah mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran sebelum memastikan kondisi rumah kos secara langsung. Permintaan transfer yang terus bertambah juga membuat ia mulai mempertanyakan kejanggalan dalam proses transaksi tersebut.

"Sebetulnya saya sudah diperingatkan oleh orang tua saya harus berhati-hati jika dimintai biaya terlebih dahulu, orang tua saya sendiri sudah merasa janggal dari awal oknum tersebut meminta DP 50% jika ingin survei langsung (penipu menggunakan alasan jika penjaga kost tidak akan memberikan izin masuk jika saya tidak memiliki kuitansi DP). Namun karena kelalaian saya sendiri, saya merasa baru janggal ketika ia memberikan kode batang untuk mendapatkan kuitansi, namun kode batang tersebut harus saya pindai di aplikasi bank saya. Sebelum oknum memberikan kode batang, sebetulnya sudah ada kejanggalan karena oknum meminta transfer lagi setelah saya transfer DP 50%," katanya.

Setelah menyadari dugaan penipuan tersebut, AN memilih membagikan pengalamannya melalui TikTok sebagai bentuk peringatan kepada calon mahasiswa lain yang sedang mencari tempat tinggal di Jatinangor. Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran agar calon penyewa lebih teliti sebelum melakukan transaksi.

"Saya kabari orang tua saya terlebih dahulu. Lalu saya memutuskan untuk membagikan pengalaman saya ke aplikasi TikTok, kepada teman-teman saya, termasuk kepada teman-teman dengan program studi yang sama di kampus saya berkuliah. Tujuan saya membagikan pengalaman ini ke khalayak luas supaya kejadian ini tidak menimpa siapapun lagi (terutama para mahasiswa baru seperti saya yang sedang mencari kost) serta pelajaran bagi saya dan semua orang untuk lebih berhati-hati lagi dalam memilah dan memilih informasi. Untuk hal yang menyangkut properti seperti ini, ada baiknya untuk tidak cepat tergiur harga murah dan ada baiknya untuk survei secara langsung saja. Saya merasa saya lalai karena merasa tertinggal dari mahasiswa baru yang lainnya, di mana mereka sudah mendapatkan kost, sementara saya yang baru diterima jalur mandiri belum (mengingat perkuliahan sebentar lagi)," ujarnya.

AN mengaku belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian maupun bank. Ia juga menemukan informasi mengenai korban lain dengan modus serupa setelah melakukan penelusuran di media sosial.

"Awalnya saya pikir tidak, karena ketika saya mencari nama akun oknum tersebut di aplikasi X, tidak ada berita tentang penipuan. Namun ketika saya mencari dengan kata kunci 'penipuan kost', barulah muncul bahwa ternyata sudah ada beberapa korban juga dengan modus penipuan yang sama," katanya.

Persoalan perlindungan mahasiswa dalam penyewaan rumah kos di Jatinangor sebelumnya telah disoroti Bidang Kemasyarakatan BEM FISIP Universitas Padjadjaran melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Juni 2026 lalu. Dalam unggahan tersebut, BEM FISIP Unpad menilai regulasi rumah kos di kawasan pendidikan belum sepenuhnya menyesuaikan perkembangan transaksi digital yang kini banyak digunakan mahasiswa.

BEM FISIP Unpad menyoroti Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 6 Tahun 2005 tentang Ketentuan Rumah Sewa. Berdasarkan penjelasan yang disampaikan BEM, Pasal 8 ayat (1) huruf j hanya mengatur kewajiban pemasangan papan nama rumah sewa tanpa mengharuskan pencantuman identitas maupun nomor izin resmi pengelola. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan calon penyewa untuk memverifikasi legalitas rumah kos maupun pihak yang menawarkan penyewaan secara daring.

BEM FISIP Unpad juga mendorong implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 4 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumedang Tahun 2018–2038 agar tidak hanya berfokus pada pengembangan kawasan pendidikan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan sosiologis mahasiswa, termasuk penyediaan sistem perlindungan bagi penyewa rumah kos yang semakin banyak melakukan transaksi melalui platform digital.

Platform pencarian rumah kos Mamikos turut mengimbau calon penyewa memastikan identitas pemilik atau pengelola, melakukan survei langsung ke lokasi, serta menghindari pembayaran kepada pihak yang belum dapat dipastikan keabsahannya. Calon penghuni juga disarankan memeriksa ulasan penyewa lain, membandingkan informasi dari berbagai sumber, dan tidak mudah tergiur harga yang jauh di bawah pasaran.

Berita Lainnya

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 02 September 2026
Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Pendidikan

Internet Pengaruhi Modal Sosial dan Tranformasi Sosial di Indonesia: Studi Empiris Prof. Dr. Bayu Kharisma

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Pendidikan

Gigi Sebagai “KTP Biologis” Manusia

0 0 0 Komentar | 02 September 2026
Lifestyle

Kawasan Pendidikan Jatinangor: Antara Truk dan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 31 Agustus 2026
Lifestyle

Piknik Bebas Plastik, Satu Hari Tanpa Sekali Pakai di Taman Panatayuda

0 0 0 Komentar | 30 Agustus 2026
Pendidikan

PMBV 2026 #Elevate3.0: Meraki untuk Merasa, Bersama untuk Berdaya

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Bukan Sekedar Boneka Anime: Mengenal Ragam Bentuk dan Lini Merchandise Nuigurumi

0 0 0 Komentar | 24 Agustus 2026
Lifestyle

Lebih dari Sekadar Fandom: NCTzen Humanity dan Solidaritas untuk Korban Bencana

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Lifestyle

Esensi Banner Skripsi dan kelulusan: Bentuk budaya populer dikalangan mahasiswa

0 0 0 Komentar | 22 Agustus 2026
Event

PKKMB Fikom Unpad 2026 Resmi Dimulai, Asrayaloka Jadi Ruang Awal Mahasiswa Baru Mengenal Fikom

0 0 0 Komentar | 18 Agustus 2026
Event

Beragam UKM Unpad Hiasi Rangkaian Prabu 2026

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Hari Kedua Prabu 2026, Mahasiswa Baru Ikuti Talkshow, Parade, Hingga Student Festival

0 0 0 Komentar | 11 Agustus 2026
Event

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadiri PKKMB Unpad 2026, Soroti Akses Pendidikan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Event

12.982 Mahasiswa Baru Mulai Langkah Pertama di PKKMB Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 10 Agustus 2026
Pendidikan

Hari Pertama PAMUKA 2026, Mahasiswa Baru Kenali Layanan dan Kehidupan Kampus

0 0 0 Komentar | 03 Agustus 2026
Lifestyle

Ketika Makeup Menjadi Bahasa Ekspresi Generasi Muda

0 0 0 Komentar | 02 Agustus 2026
Budaya

Meracik Inovasi: Minuman Tradisional Beradaptasi di Tengah Tren Kekinian

0 0 0 Komentar | 26 Juli 2026
Lifestyle

Membedah Stereotype "Cegil" Terhadap Film Obsession

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Trend Olah Raga lari yang Bergeser Jadi Trend Adu Busana

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Mengelola Cortisol, Mengelola Stres: Cara Ilmiah Mahasiswa Cegah Burnout

0 0 0 Komentar | 24 Juli 2026
Lifestyle

Di Balik Tren Membawa Tumbler di Kalangan Mahasiswa

0 0 0 Komentar | 20 Juli 2026
Lifestyle

Mengintip Komunitas B-Blade, Berdiri 32 Tahun Asah Atlet Sepatu Roda di Bandung

0 0 0 Komentar | 18 Juli 2026
Lifestyle

Cabinet Couture Season 2: Apa yang ditakuti dari akun pengulas outfit pejabat hingga diblokir KOMDIGI?

0 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Event

Ada Apa di Pasar Kreatif Bandung d'Botanica Hari Ini

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Beli Barang Preloved, Masih Worth It Atau Zonk?

1 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Lifestyle

Acai Bowl Jadi Tren Healthy Food di Kalangan Penggemar CORTIS

2 0 0 Komentar | 17 Juli 2026
Budaya

5 Hal Menarik di Balik Asia Africa Festival 2026

2 0 0 Komentar | 13 Juli 2026

Komentar (0)