Hegarmanah | Diperbarui 06:00 WIB Cerah 20°C | Cerah

Diharapkan Mampu Menampung Hingga 50 Ton Perhari, Wagub jabar Resmikan TPS 3R Ciparanje Unpad

09 Jul 2025 | 3 menit baca
Diharapkan Mampu Menampung Hingga 50 Ton Perhari, Wagub jabar Resmikan TPS 3R Ciparanje Unpad
(Peresmian TPS 3R Ciparanje Unpad oleh akil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan dan Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S Kartasasmita, Sumedang, Rabu ( 9/6/2025) (Foto: Tim Divia Unpad TV)

Sumedang, Navigasi – Bersama Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S Kartasasmita, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) Ciparanje pada 9 Juli 2025.

Saat ini TPS 3R Ciparanje Unpad mampu mengolah sampah sebanyak 5 hingga 6 tol per hari. Melalui peresmian yang dilakukan diharapkan TPS 3R Ciparanje akan berkembang dan mampu menampung hingga 50 ton perhari. Hal ini disampaikan oleh Erwan.

“(TPS 3R) ini dikhususkan untuk sampah di sekitaran Jatinangor dulu. Insyaallah nanti akan dikembangkan sampai 50 ton perhari sehingga bisa ke daerah-daerah tetangganya. Ke Cicalengka, Sukasari, dan Tanjungsari,” katanya.

Unpad sendiri menerapkan pemilahan ganda pada sampah-sampahnya yaitu dengan menempatkan tempat sampah khusus untuk tempat sampah organik dan anorganik di setiap gedung. Berikutnya sampah diangkut ke TPS 3R dan dilakukan pemilahan sekunder di sana.

TPS 3R Ciparanje Unpad merupakan tempat berbagai pengolahan sampah dilakukan. Selain pemilahan sampah sekunder, di sana dilakukan pula proses penghancuran sampah organik, pengomposan sampah organik, pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair, dan pengelolaan sampah organik melalui Budidaya Black Soldier Fly (BSF).

Selain itu Unpad mengembangkan inovasi terbaru membangun sistem produksi Eco-enzyme yang memanfaatkan limbah buah dari lingkungan kampus. TPS 3R Ciparanje juga nantinya akan dimanfaatkan sebagai wisata edukasi anak-anak dan orang tua sehingga mereka dapat belajar pengelolaan sampah dengan baik.

“Ke depan juga akan ada tempat edukasi wisata untuk anak-anak sekolah di sini. Sehingga pendidikan untuk pemilahan sampah ini kita mulai sejak dini. Kita coba jadikan tempat ini sebagai tempat percontohan untuk masyarakat Jatinangor,” ujar Kepala Pusat Keselamatan, Keamanan, dan Ketertiban Lingkungan, Dr. Irwan Ary Dharmawan.***
 

Penulis: Noor Fatimah Albirkah

Baca Lainnya

Komentar (0)