Hegarmanah | Diperbarui 18:00 WIB Cerah 22°C | Cerah

6 Amalan Sunah yang Dianjurkan di Bulan Ramadan

10 Feb 2026 | 3 menit baca
6 Amalan Sunah yang Dianjurkan di Bulan Ramadan
<a href="https://www.freepik.com/free-photo/muslim-men-praying-tashahhud-posture_3297370.htm">Image by rawpixel.com on Freepik</a>

Bulan Ramadan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Tidak seperti bulan-bulan lainnya, setiap amalan yang dilakukan di bulan suci ini memiliki keutamaan dan nilai pahala yang berlipat ganda. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan selama Ramadan.

Selain ibadah wajib berupa puasa, terdapat sejumlah amalan sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan Ramadan. Amalan-amalan ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan menjadi bagian dari kesempurnaan ibadah di bulan Ramadan.

Melaksanakan Sahur

Sahur merupakan salah satu sunah yang sangat dianjurkan bagi orang yang hendak berpuasa. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan umatnya untuk tidak meninggalkan sahur, meskipun hanya dengan seteguk air. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, Rasulullah bersabda, 

“Barangsiapa ingin berpuasa, maka hendaklah ia bersahur.” (HR. Ahmad)

Sahur tidak hanya berfungsi sebagai penguat fisik selama berpuasa, tetapi juga mencerminkan kemudahan dalam ajaran Islam yang tidak memberatkan umatnya. Bahkan, sahur disebut sebagai makanan yang penuh keberkahan karena Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang melaksanakannya. Waktu sahur juga dianjurkan untuk diakhirkan hingga mendekati waktu fajar, agar semakin menguatkan orang yang berpuasa.

Menyegerakan Berbuka 

Sunnah berikutnya adalah menyegerakan berbuka puasa ketika waktu maghrib telah tiba. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Menyegerakan berbuka bertujuan untuk menghindarkan umat Islam dari kesulitan. Rasulullah pun mencontohkan kebiasaan segera berbuka setelah azan maghrib berkumandang, tepat sebelum melaksanakan shalat maghrib.

Berbuka dengan Kurma atau Air

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga mencontohkan tata cara berbuka yang sederhana. Dalam hadis riwayat Abu Daud dan Ahmad, Anas bin Malik menyebutkan bahwa Rasulullah biasa berbuka dengan kurma basah. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering, dan jika itu pun tidak tersedia, maka dengan seteguk air.

Hadis ini menjadi dasar disunahkannya berbuka dengan kurma atau air. Apabila kurma sulit diperoleh, berbuka dengan makanan manis juga dianjurkan karena dapat membantu memulihkan energi tubuh setelah seharian berpuasa.

Berdoa saat Berbuka Puasa

Waktu berbuka puasa juga termasuk salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Dalam hadis riwayat Tirmidzi dan Ibnu Hibban, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwa terdapat tiga golongan yang doanya tidak tertolak, salah satunya adalah orang yang berpuasa ketika berbuka.

Hal ini disebabkan orang yang berpuasa berada dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri setelah menyelesaikan ibadahnya. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa saat berbuka, baik doa yang dianjurkan maupun doa untuk hajat pribadi.

Memberi Makan Orang yang Berbuka

Memberi makan orang yang berbuka memiliki ganjaran yang sangat besar, dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan,
Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun juga” 

Amalan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian yang bisa ditanamkan selama bulan Ramadan, sekaligus mengharap pahala puasa yang berlipat.

Lebih Banyak Bederma dan Beribadah

Bulan suci Ramadan merupakan bulan dimana pahala bagi orang yang melaksanakan ibadah dan kebaikan dilipatgandakan. Oleh karena itu, dianjurkan bagi setiap umat Islam untuk memperbanyak sedekah dan ibadah pada bulan Ramadan.

Sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Qayyim, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam lebih banyak bersedekah, berbuat baik, membaca Al-Qur'an, salat, berzikir, serta beritikaf di bulan Ramadan. Contoh ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebaik-baiknya.

Dengan mengamalkan amalan-amalan sunnah yang sudah disebutkan di atas, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan dan rahmat Allah SWT, serta memanfaatkan bulan suci ini sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.

Baca Lainnya

Komentar (0)