Hegarmanah | Diperbarui 18:00 WIB Cerah 22°C | Cerah

Masalah Gigi Masih Tinggi, FKG Unpad Gelar Perawatan Gratis Lewat BKGN 2025

12 Feb 2026 | 3 menit baca
Masalah Gigi Masih Tinggi, FKG Unpad Gelar Perawatan Gratis Lewat BKGN 2025
Layanan pemeriksaan gigi gratis pada acara BKGN 2025 di RSGM Unpad, Jl. Sekeloa Selatan I Bandung, (9-11 Desember 2025). Foto: Humas FKG Unpad*

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi keluhan yang banyak dialami masyarakat Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan sekitar 57,6% masyarakat mengalami masalah gigi dan mulut, namun hanya sekitar 10% yang rutin melakukan perawatan.

Untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan gigi yang lebih mudah dijangkau masyarakat, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjadjaran bersama Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unpad dan PT Unilever Indonesia kembali menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025 di RSGM Unpad, Bandung, pada 9-11 Desember 2025.

Assistant Area Sales Manager Bandung PT Unilever Indonesia Siti Alya Fahlena mengatakan program tahun ini memberi perhatian khusus pada kesehatan gusi yang sering diabaikan masyarakat. “Penyakit gusi merupakan permasalahan gigi kedua terbesar di Indonesia setelah gigi berlubang. Namun sering kali terabaikan dan kerap disebut silent killer,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika tidak ditangani, penyakit gusi dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut serta berdampak pada kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh konsultasi dan perawatan gigi serta gusi secara gratis. Secara nasional, BKGN menargetkan menjangkau sekitar 28 ribu masyarakat di berbagai fakultas kedokteran gigi dan rumah sakit pendidikan gigi di Indonesia.

Ketua Pelaksana BKGN 2025 Dr. An-Nissa Kusumadewi, drg., Sp.Pros(K) mengatakan kegiatan ini juga memperkuat upaya edukasi kesehatan gigi kepada masyarakat. “Program ini selaras dengan prioritas Kementerian Kesehatan tahun 2025 yang menekankan upaya promotif dan preventif, pelayanan kuratif standar, serta edukasi masif melalui media sosial,” ujarnya.

Sementara itu Dekan FKG Unpad Prof. Dr. Dudi Aripin, drg., Sp.KG(K) menilai persoalan kesehatan gigi masih menjadi tantangan besar di Indonesia. “Survei Kesehatan Indonesia 2023 mengonfirmasi bahwa masalah gigi dan mulut menjadi yang paling umum di Indonesia. Ini menunjukkan literasi kesehatan gigi, akses layanan, dan praktik pencegahan masih perlu diperkuat,” jelasnya.

Dalam kegiatan di Bandung, BKGN 2025 menargetkan melayani 750 pasien dengan layanan seperti pembersihan karang gigi, pencabutan gigi anak dan dewasa, penambalan gigi sederhana, serta pemberian topical fluoride. Program ini juga disertai edukasi kesehatan gigi bagi guru, pesantren, dan sekolah dasar melalui kegiatan School Health Program dan pelatihan training of trainer, agar informasi mengenai kesehatan gigi dapat diteruskan kepada lebih banyak masyarakat.

 

(Nugraha)

Baca Lainnya

Komentar (0)