Hegarmanah | Diperbarui 15:00 WIB Cerah 25°C | Cerah

Bukan Sekadar Ngopi, Sunyi Coffee Hadir dengan Konsep Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

19 Sep 2025 | 3 menit baca
Bukan Sekadar Ngopi, Sunyi Coffee Hadir dengan Konsep Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Foto: Sunyi Coffee Barito. (Sumber: Maryam Dewi Pusparini)

Ngopi sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang saat ini. Entah sebagai peneman hari, teman kerja, atau sekadar alasan untuk bersantai. Di tengah riuh kota dan kedai kopi yang terus bermunculan, Sunyi Coffee hadir di dengan pendekatan yang berbeda. Tak hanya soal rasa atau tempat yang nyaman, di sisi lain kedai bisa menjadi ruang inklusivitas bagi masyarakat.

Tempat yang Ramah dan Bermakna

Sunyi Coffee berdiri pada tahun 2019 atas inisiatif Mario Gultom, dengan tujuan membuka peluang kerja nyata bagi penyandang disabilitas, khususnya teman-teman tuli. Alih-alih sekadar menciptakan kedai yang ramah disabilitas, Sunyi justru melibatkan mereka secara langsung. Sebagian besar barista, staf pelayanan, bahkan manajer cabang, adalah penyandang disabilitas.

Kedai pertamanya hadir di kawasan Barito, Jakarta Selatan, tepat di seberang Taman Ayodya. Setelah enam tahun berjalan, Sunyi kini memiliki tiga cabang aktif yakni Barito, Bekasi, dan Menara 2 BTN. Di antara ketiganya, cabang Barito masih menjadi yang paling ikonik. Selain karena lokasinya strategis, desainnya juga dirancang secara inklusif. Misalnya terdapat guiding block, huruf braille, akses landai untuk kursi roda, serta layout ruangan yang memudahkan mobilitas.

Pesan Kopi dengan Bahasa Isyarat

Hal yang paling menarik saat masuk ke Sunyi Coffee adalah cara pesan kopinya. Di sini, pelanggan diajak memesan menggunakan bahasa isyarat. Jangan khawatir, tersedia panduan visual di meja dan area kasir, sehingga siapa pun tetap bisa merasa nyaman saat berinteraksi.

Konsep ini bukan hanya membuat pengalaman menjadi unik namun juga membangun kesadaran bahwa komunikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Alih-alih terasa canggung, justru suasananya menjadi lebih tenang, hangat, dan personal. Beberapa pelanggan bahkan mengaku tertarik untuk mulai belajar bahasa isyarat sejak berkunjung ke sini.

Bukan Sekadar Kedai Kopi

Lebih dari sekadar tempat bekerja, Sunyi Coffee juga memiliki program pelatihan bernama Sunyi Academy. Program ini ditujukan bagi penyandang disabilitas yang ingin menjadi barista profesional. Pelatihan ini gratis dan wajib diikuti oleh siapa pun yang ingin bergabung dengan Sunyi. Peserta akan menjalani magang selama satu bulan dan mendapatkan kompensasi selama proses tersebut.

Program ini tak hanya fokus pada teori, melainkan juga pengalaman langsung dalam melayani pelanggan. Banyak lulusan Sunyi Academy yang kini bekerja di kedai Sunyi, namun tak sedikit pula yang diterima di kedai lain atau bahkan membangun usahanya sendiri. Beberapa di antaranya juga aktif sebagai content creator, mengikuti ajang Miss Deaf, hingga menjadi atlet. 

Tak hanya mereka yang ingin bekerja di Sunyi, lulusan Sunyi Academy juga banyak ditransfer ke banyak cafe-cafe lain. Sunyi Academy juga kerap kali jadi tempat belajar kegiatan lain, salah satunya adalah kelas modelling untuk anak pengidap down syndrome. Menarik, bukan?

Sunyi Coffee membuktikan bahwa kedai kopi bisa menjadi lebih dari sekadar tempat jualan minuman dan suasana yang nyaman. Melalui pendekatan yang inklusif, mereka menghadirkan pengalaman baru yang bukan hanya menyentuh selera, tetapi juga menyentuh hati. Jadi, kapan terakhir kali kamu ngopi sambil belajar sesuatu yang bermakna?

Penulis: Fadhillah Az Zahra

Berita Lainnya

Keputusan kontroversi Sony Playstation 5 Berhentikan Produksi Game Fisik: Hilangnya Minat Pemain Game Berbentuk Fisik

Keputusan kontroversi Sony Playstation 5 Berhentikan Produksi Game Fisik: Hilangnya Minat Pemain Game Berbentuk Fisik

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 23 jam lalu
Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 1 hari lalu
Dari Koleksi ke Aksesoris, Blind Box Jadi Tren OOTD Anak Muda

Dari Koleksi ke Aksesoris, Blind Box Jadi Tren OOTD Anak Muda

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

Lifestyle
Dislike 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Graduation WMP 2026 Batch 1 Bekali Mahasiswa Unpad Bangun Usaha dan Perkuat Literasi Koperasi

Graduation WMP 2026 Batch 1 Bekali Mahasiswa Unpad Bangun Usaha dan Perkuat Literasi Koperasi

Pendidikan
Dislike 0 0 Komentar | 3 Jul 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Lifestyle

Keputusan kontroversi Sony Playstation 5 Berhentikan Produksi Game Fisik: Hilangnya Minat Pemain Game Berbentuk Fisik

0 0 0 Komentar | 23 jam lalu
Pendidikan

Jelang Tahun Ajaran Baru,Calon Mahasiswa Dihimbau Waspadai Modus Penipuan Saat Mencari Kost di Jatinangor

0 0 0 Komentar | 1 hari lalu
Lifestyle

Dari Koleksi ke Aksesoris, Blind Box Jadi Tren OOTD Anak Muda

1 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Lifestyle

Hiking Menjadi Pilihan Olahraga Diminati Kalangan Generasi Z

1 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Pendidikan

Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

1 0 0 Komentar | 2 hari lalu
Pendidikan

Graduation WMP 2026 Batch 1 Bekali Mahasiswa Unpad Bangun Usaha dan Perkuat Literasi Koperasi

1 0 0 Komentar | 3 hari lalu
Budaya

Menjelajahi sejarah, Tradisi dan Kuliner Dunia di Festival Budaya 2026

0 0 0 Komentar | 28 Jun
Pendidikan

Fikom Unpad dan University of Queensland Buka Peluang Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa Baru

0 0 0 Komentar | 28 Jun
Pendidikan

Ragam Catatan dan Apresiasi di Balik Gelaran Festival Budaya Fikom Unpad 2026

0 0 0 Komentar | 25 Jun
Pendidikan

Akselerasi Kampus sehat di Rakernas MDGB PTNBH 2026, Unpad Dorong Optimalisasi Peran Dewan Profesor

1 0 0 Komentar | 21 Jun
Pendidikan

Resmi Dibuka, Rakernas MDGB PTNBH 2026 di Unpad Wujudkan Masa Depan Pendidikan Tinggi

0 0 0 Komentar | 21 Jun
Pendidikan

MPR RI Bahas Percepatan Transisi Energi Terbarukan dalam Seminar Kebangsaan di Unpad

0 0 0 Komentar | 06 Mar
Pendidikan

Unpad Kembali Kirim Relawan ke Aceh, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Penyaluran Donasi Bagi Penyintas

0 0 0 Komentar | 04 Mar
Pendidikan

Pakar Unpad Soroti Akar Bencana di Sumatera dari Tata Kelola hingga Mitigasi

0 0 0 Komentar | 04 Mar
Pendidikan

KKN Unpad 2026 Difokuskan ke Masalah Nyata: Kemiskinan hingga Kualitas Hidup Warga

0 0 0 Komentar | 04 Mar
Pendidikan

Usai Dilantik, Dekan Baru Unpad Ikuti Pembekalan untuk Samakan Arah Kepemimpinan

0 0 0 Komentar | 18 Feb
Pendidikan

Rektor Unpad Lantik 18 Dekan Baru untuk Periode 2026-2030

0 0 0 Komentar | 18 Feb
Lifestyle

Unpad Resmikan SPKLU Pertama di Kampus Jatinangor, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

0 0 1 Komentar | 13 Feb
Lifestyle

Dosen Unpad Dampingi Warga Cileles Olah Bawang Putih Jadi Produk Bernilai Ekonomi

0 0 0 Komentar | 13 Feb
Lifestyle

Peneliti Unpad Terlibat Studi Global TB Otak, Hasilnya Jadi Acuan Pengobatan

0 0 0 Komentar | 13 Feb
Lifestyle

Masalah Gigi Masih Tinggi, FKG Unpad Gelar Perawatan Gratis Lewat BKGN 2025

0 0 0 Komentar | 12 Feb
Lifestyle

Susu Kemangi Pencegah Stres Karya Mahasiswa Unpad Raih Emas di Seoul

0 0 0 Komentar | 12 Feb
Pendidikan

Program Pelatihan Peternak Sapi Perah Diluncurkan di Jabar, Dorong Produksi Susu Nasional

0 0 0 Komentar | 12 Feb
Pendidikan

Unpad Prioritaskan Beasiswa bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera

0 0 0 Komentar | 11 Feb
Pendidikan

Rencana RS Baru Unpad di Dipati Ukur Diharapkan Perluas Akses Layanan Kesehatan

0 0 0 Komentar | 11 Feb
Pendidikan

Inovasi Hypnodent Unpad Berpotensi Bantu Kurangi Kecemasan Pasien Saat Perawatan Gigi

0 0 0 Komentar | 11 Feb
Pendidikan

1.369 Alumni Unpad Menjadi Guru melalui Program PPG, Buka Peluang bagi Lulusan Nonkependidikan

0 0 0 Komentar | 10 Feb

Komentar (0)