Hegarmanah | Diperbarui 18:00 WIB Cerah 22°C | Cerah

Bolehkah Menggunakan Obat Kumur Ketika Sedang Berpuasa?

10 Feb 2026 | 3 menit baca
Bolehkah Menggunakan Obat Kumur Ketika Sedang Berpuasa?
<a href="https://www.freepik.com/free-photo/young-woman-pouring-mouth-wash_12302851.htm#fromView=search&page=2&position=35&uuid=89c8acf5-d1aa-4223-adf9-6c154cd8892b&query=mouthwash">Image by freepik</a>

Mengapa mulut kita bau ketika berpuasa?

Ketika sedang berpuasa di bulan Ramadan, mulut biasanya mengeluarkan bau yang tidak sedap. Hal ini disebabkan oleh mulut yang kering karena berkurangnya produksi air liur. Produksi air liur dipengaruhi oleh konsumsi makanan dan minuman. Ketika tidak ada makanan dan minuman yang masuk, produksi air liur akan berkurang dan menyebabkan bakteri yang ada di mulut menjadi lebih cepat berkembang. Bakteri itulah yang kemudian menyebabkan bau mulut.

Fenomena ini sering kali menimbulkan ketidaknyamanan ketika beraktivitas di bulan Ramadan. Banyak yang kemudian mengatasi hal ini dengan menggunakan obat kumur untuk mengurangi bau mulut tersebut. Namun, bagaimana sebetulnya hukum menggunakan obat kumur ketika sedang berpuasa? 

Hukum berkumur dengan obat kumur ketika sedang berpuasa

Hukum asal berkumur ketika berpuasa adalah diperbolehkan asal tidak berlebih-lebihan, sebagaimana yang disampaikan oleh Ibnu Taimiyah;

“Adapun berkumur-kumur dan beristinsyaq (menghirup air dalam hidung) disyari’atkan (dibolehkan) bagi orang yang berpuasa dan hal ini disepakati oleh para ulama. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat juga berkumur-kumur dan beristinsyaq ketika berpuasa. Akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan pada Laqith bin Shabirah, “Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (menghirup air dalam hidung) kecuali jika engkau berpuasa.” Yang dilarang saat puasa di sini adalah berlebih-lebihan ketika istinsyaq.” (Majmu’ah Al Fatawa, 25: 266)

Pembahasan ulama di atas menjelaskan bahwa berkumur-kumur ketika sedang berpuasa itu diperbolehkan, asal tidak dilebih-lebihkan. Hal ini tidak hanya berlaku ketika berwudu saja, tetapi juga pada kegiatan berkumur-kumur di luar wudu. Apabila air yang digunakan untuk berwudu masuk ke dalam rongga perut maka puasanya batal.

Apakah harus mengeringkan mulut setelah berkumur saat puasa?

Setelah berkumur-kumur, orang yang berpuasa tidak diwajibkan untuk mengeringkan mulutnya dengan kain atau semacamnya, cukup memuntahkan seluruh cairan yang digunakan untuk berkumur dan memastikan tidak ada yang masuk melewati rongga tenggorokan.

Maka sudah jelas bahwa hukum berkumur ketika berpuasa dalam Islam diperbolehkan dengan syarat tidak dilebih-lebihkan hingga masuk ke rongga tenggorokan.

Baca Lainnya

Komentar (0)