Hegarmanah | Diperbarui 17:00 WIB Cerah 22°C | Cerah

Inovasi Hypnodent Unpad Berpotensi Bantu Kurangi Kecemasan Pasien Saat Perawatan Gigi

11 Feb 2026 | 3 menit baca
Inovasi Hypnodent Unpad Berpotensi Bantu Kurangi Kecemasan Pasien Saat Perawatan Gigi
Penyampaian hasil penilaian tim pakar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Program Hilirisasi Riset Prioritas skema Dorongan Teknologi untuk “Hypnodent” di Gedung Kandaga Unpad Jatinangor, Kamis (4-12-2025). Foto: Tim Hyp

Inovasi perangkat kesehatan digital Hypnodent karya peneliti Universitas Padjadjaran dinilai berpotensi membantu mengatasi kecemasan pasien saat menjalani perawatan gigi. Teknologi ini kini didorong untuk masuk ke tahap hilirisasi agar dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat dan layanan kesehatan.

Penilaian tersebut disampaikan oleh tim pakar Program Hilirisasi Riset Prioritas skema Dorongan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) setelah melakukan visitasi kepada tim pengusul Hypnodent di Gedung Kandaga Unpad Jatinangor pada 3-4 Desember 2025.

Tim pakar menilai inovasi tersebut layak didorong ke tahap pendanaan hilirisasi, dengan sejumlah penyempurnaan lanjutan pada aspek teknis, regulatif, dan komersial sebelum diimplementasikan secara lebih luas.

Hypnodent merupakan perangkat kesehatan digital yang memadukan teknologi Virtual Reality (VR), sensor Elektroensefalografi (EEG), serta algoritma hipnosis untuk membantu pasien mencapai kondisi relaksasi selama menjalani perawatan gigi. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi rasa cemas yang kerap dialami pasien saat berada di kursi perawatan dokter gigi.

Pengembangan Hypnodent dilakukan oleh tim peneliti lintas disiplin Universitas Padjadjaran yang dipimpin oleh Dr. Gilang Yubiliana, drg., M.Kes., FISDPH., FISPD., dengan anggota Dr. Andri Abdurrahman, M.T., dan Dr. Mira Suryani, M.Kom. Inovasi ini juga melibatkan kolaborasi para peneliti dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari psikologi klinis, fisika medis, kedokteran gigi, hingga teknologi informasi.

Hypnodent menjadi salah satu dari 17 karya peneliti Universitas Padjadjaran yang diumumkan sebagai penerima pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas skema Dorongan Teknologi pada September 2025 oleh Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek.

Program tersebut merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mendorong hasil penelitian perguruan tinggi agar tidak berhenti pada tahap akademik, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang siap digunakan oleh masyarakat maupun industri.

Melalui program ini, perguruan tinggi didukung untuk menyusun Pra-Studi Kelayakan (Pre-Feasibility Study) guna menjembatani kesenjangan antara riset dan komersialisasi. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan inovasi teknologi nasional, sekaligus mengatasi tantangan yang sering disebut sebagai valley of death, yaitu fase ketika hasil riset belum dapat diimplementasikan secara nyata di dunia industri maupun layanan publik.

 

(Nugraha)

Baca Lainnya

Komentar (0)