Hegarmanah | Diperbarui 03:00 WIB Cerah 18°C | Cerah

Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM

04 Jul 2026 | 3 menit baca
Program BTI 2026 Bekali Siswa SMA Tingkatkan Kompetensi di Bidang STEM
Foto 40 Peserta bersama penyelenggara Program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 setelah pembukaan kegiatan di Plaza Kandaga, Unpad, Jatinangor, Kamis (2/7/2026). (Foto: Tim Divia Unpad TV)

Jatinangor, Navigasi – Sebanyak 40 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang resmi dibuka di Plaza Kandaga, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kamis (2/7/2026). Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi jenjang pendidikan tinggi.

Pembukaan program dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, S.Psi., MOP., Ph.D. Kegiatan ini diikuti siswa berprestasi yang berasal dari berbagai provinsi, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Bali.

Zahrotur mengatakan Program Bina Talenta Indonesia merupakan bentuk pendampingan bagi siswa SMA yang memiliki potensi akademik agar lebih siap bersaing saat melanjutkan studi, baik di dalam maupun luar negeri.

"Pada dasarnya tujuan utamanya adalah Unpad memberikan pendampingan kepada teman-teman SMA yang ada di seluruh Indonesia yang mendaftar agar mereka nantinya menjadi lebih kompetitif untuk bisa masuk ke perguruan tinggi mana pun di Indonesia. Biasanya mereka punya potensi, tapi kurang percaya diri. Dengan ikut BTI ini kami mengharapkan mereka bisa lebih percaya diri, lebih mantap dengan pengetahuannya, sehingga nanti bisa tembus ke perguruan tinggi yang oke di Indonesia ataupun di luar Indonesia," ujarnya.

Peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang berfokus pada bidang STEM melalui kuliah, praktikum, workshopmentoring, kunjungan industri ke Waduk Jatiluhur, hingga hackathon. Rangkaian tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang memadukan teori dengan praktik secara langsung.

Ketua Pelaksana Program Bina Talenta Indonesia 2026 sekaligus Direktur Pendidikan Non Gelar Unpad, Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D., berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kompetensi peserta sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat dikembangkan setelah mereka kembali ke daerah masing-masing.

"BTI 2026 diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang lebih lagi tentang STEM. Unpad juga menyediakan para dosen ahlinya untuk mengajar atau sebagai instruktur di kegiatan ini. Harapannya seluruh peserta akan mendapatkan peningkatan kompetensi di bidang STEM," katanya.

Selain memperoleh materi dari para dosen, peserta juga didorong mengembangkan mini riset maupun inovasi sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Pembelajaran tersebut menjadi pengalaman baru yang diharapkan dapat terus dikembangkan saat mereka melanjutkan pendidikan.

Antusiasme mengikuti kegiatan juga dirasakan para peserta. Felicia Angelina dari SMAS Kristen Kalam Kudus Selatan mengaku bangga dapat menjadi salah satu peserta BTI 2026. Baginya, kesempatan belajar langsung di lingkungan kampus menjadi pengalaman baru yang membuka wawasan, khususnya di bidang STEM.

"Rasanya senang sekaligus bangga karena ini adalah pertama kalinya saya bisa datang ke Universitas Padjadjaran. Ini adalah sebuah kebanggaan yang sangat besar bagi saya. Dari banyaknya orang, cuma kami yang terpilih. Saya juga ingin mengembangkan wawasan di sini, terutama dalam bidang STEM, sains, teknologi, dan masih banyak lagi yang mungkin bisa bermanfaat buat kita semua," tuturnya.

Hal serupa disampaikan Joyce Lievia. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama mengikuti program dapat dibagikan kepada teman-teman di sekolah sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta yang terpilih.

"Kalau misalkan kita di sini belajar banyak, nanti ilmu yang kita dapatkan bisa kita sharing kepada teman-teman kita semua. Saya berharap teman-teman juga ikut menambah wawasannya dari apa yang saya pelajari di sini," ujarnya.

Program Bina Talenta Indonesia 2026 dijadwalkan berakhir pada 7 Juli 2026. Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi akademik sekaligus melahirkan inovasi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. 

Baca Lainnya

Komentar (0)